Suarapakar.com – 09 September 2026 | Bandung, Jawa Barat – Merek otomotif asal China, BAIC, semakin mengukuhkan kehadirannya di pasar Indonesia dengan meresmikan dealer terbarunya. BAIC Soekarno Hatta Resmi Dibuka, Jadi Dealer ke-18 BAIC Indonesia, menandai langkah ekspansi yang semakin agresif dari produsen ini untuk menjangkau konsumen di kota-kota potensial di Tanah Air. Dealer yang berlokasi strategis di Jl. Soekarno-Hatta No. 625, Sukapura, Kota Bandung, Jawa Barat ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap produk-produk BAIC serta layanan purna jual yang komprehensif.
Potensi Pasar Bandung Jadi Pilihan Utama
Pemilihan Bandung sebagai lokasi dealer ke-18 bukan tanpa alasan. Kota metropolitan yang memiliki populasi sekitar 2,5 juta jiwa ini dikenal sebagai pusat ekonomi, bisnis, pendidikan, dan gaya hidup di Jawa Barat. Potensi pasar otomotif di Bandung dinilai sangat besar, menjadikannya target pasar yang menjanjikan bagi BAIC. Lokasi dealer di Jalan Soekarno-Hatta juga merupakan salah satu koridor utama dengan aktivitas bisnis dan perdagangan yang sangat tinggi, termasuk sektor otomotif, sehingga memudahkan jangkauan konsumen.
JHL Auto Perluas Jaringan ke Luar Jabodetabek
Kehadiran BAIC Soekarno Hatta membawa kabar baik bagi JHL Auto, selaku pengelola dealer ini. Dealer tersebut merupakan dealer BAIC kelima yang berada di bawah pengelolaan grup JHL Auto. Yang lebih menarik, BAIC Soekarno Hatta menjadi bukti ekspansi pertama JHL Auto ke luar wilayah Jabodetabek. President Director JHL Auto, Johnnathan Salim, menyatakan bahwa pembukaan dealer di Bandung merupakan tonggak penting dalam pengembangan bisnis perusahaan. “Setelah membangun jaringan BAIC di Jabodetabek, hari ini kami dengan bangga membawa langkah JHL Auto ke Bandung. Bagi kami, ini bukan hanya tentang membuka dealer baru, tetapi merupakan awal dari perjalanan untuk memperluas kehadiran JHL Auto ke pasar-pasar potensial di luar Jabodetabek,” ujar Johnnathan.
Also Read
Target Ekspansi BAIC Indonesia yang Ambisius
Chief Operating Officer PT JIO Distribusi Indonesia, selaku Agen Pemegang Merek (APM) BAIC Indonesia, Dhani Yahya, mengapresiasi langkah ekspansi JHL Auto. Menurutnya, Jawa Barat memang merupakan salah satu wilayah dengan potensi pertumbuhan BAIC yang sangat besar. Rencana ekspansi BAIC Indonesia tidak berhenti di Bandung. Sepanjang tahun 2026, BAIC Indonesia berencana untuk terus memperluas jaringan dealer resmi mereka. Setelah Bandung, pengembangan jaringan akan berlanjut ke sejumlah wilayah strategis lainnya, termasuk Bogor, Slipi, Kota Wisata, dan Palembang. Ini menunjukkan komitmen BAIC untuk memperkuat posisinya di pasar otomotif Indonesia.
Fasilitas Lengkap 3S di BAIC Soekarno Hatta
Dealer BAIC Soekarno Hatta dirancang sebagai fasilitas 3S (Sales, Service, dan Sparepart) yang lengkap. Dengan luas tanah 1.200 meter persegi dan bangunan 1.000 meter persegi, dealer dua lantai ini menawarkan kenyamanan maksimal bagi konsumen. Fasilitas yang tersedia mencakup:
- Area display showroom berkapasitas empat kendaraan.
- Workshop yang mampu menangani enam kendaraan sekaligus, dilengkapi dengan dua unit lift.
- Sales counter dan customer lounge yang nyaman.
- Ruang sparepart, ruang mekanik, dan overhaul room.
- Area TPSLB3 (Tempat Penyimpanan Sementara Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun).
Dengan kelengkapan fasilitas ini, konsumen BAIC di Bandung dapat memperoleh layanan penjualan, servis, hingga suku cadang dalam satu lokasi yang terintegrasi. Peresmian BAIC Soekarno Hatta Resmi Dibuka, Jadi Dealer ke-18 BAIC Indonesia ini menjadi bukti nyata keseriusan BAIC dalam melayani pasar otomotif Indonesia dan memberikan pengalaman terbaik bagi para pelanggannya. Kehadiran dealer ini diharapkan tidak hanya meningkatkan penjualan, tetapi juga membangun kepercayaan konsumen terhadap merek BAIC di tanah air.
Pembukaan dealer ini menegaskan bahwa BAIC Soekarno Hatta Resmi Dibuka, Jadi Dealer ke-18 BAIC Indonesia, sebuah pencapaian penting dalam peta jalan ekspansi mereka. Kolaborasi dengan JHL Auto yang kini merambah pasar di luar Jabodetabek semakin memperkuat sinyal positif bagi pertumbuhan BAIC di Indonesia.




