Connect with us

Nasional

Waspada! Bencana Banjir-Tanah Longsor Berpotensi Mengancam Wilayah Sumatera

Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua, potensi hujan lebat dan angin kencang.

Diterbitkan

on

Bencana Banjir-Tanah Longsor
Peristiwa banjir yang menerjang Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, Sabtu (3/7) pukul 14.05 WIB akibat hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya Sungai Palu serta kiriman debit air dari Kabupaten Sigi. (Sumber: BPBD Kota Palu)

Suarapakar.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca yang berpotensi memicu bahaya hidrometeorologi seperti banjir, angin kencang maupun tanah longsor. Masyarakat pun diimbau untuk waspada terkait peringatan dini cuaca itu, salah satunya wilayah Sumatera.

BMKG merilis, wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat memiliki potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.

“Sejumlah wilayah di Provinsi Aceh perlu waspada, seperti Aceh Jaya, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Pidie Jaya,” tulis BMKG dikutip dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Minggu (4/7/2021).

“Aceh Barat Daya, Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Subulusalam, Aceh Barat, Nagan Raya dan sekitarnya,” lanjutnya.

Melalui analisis inaRISK, wilayah Aceh merupakan provinsi dengan kategori potensi bahaya banjir sedang hingga tinggi. Sebanyak 23 kabupaten berada pada potensi bahaya tersebut.

Di antaranya, kabupaten yang telah disebutkan dalam peringatan dini cuaca di atas. Jika dilihat dari potensi luas bahaya pada 23 kabupaten tersebut, diperkirakan mencapai lebih dari 650 ribu hektar.

Untuk Sumatera Utara (Sumut), BMKG memonitor sejumlah wilayah dengan potensi hujan lebat. Seperti di Dolok Sanggul, Kabanjahe, Panguruan, Salak, Sidikalang dan Sipirok.

Dari tinjauan inaRISK, provinsi Sumut juga termasuk dalam wilayah dengan potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi.

“Sebanyak 33 kabupaten dengan luas 1,3 juta hektar pada potensi bahaya tersebut. Masyarakat setempat diimbau untuk mewaspadai potensi bahaya hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor maupun angin kencang,” tulis BMKG lagi.

Demikian juga untuk wilayah Sumatera Barat yang terpantau pada potensi hujan ringan di beberapa wilayah, seperti Payakumbuh, Pulau Punjung, Sarilamak, Tuapejat. BMKG meminta masyarakat waspada potensi hujan sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir atau kilat pada dini hari di wilayah Pasaman Barat dan Pasaman.

Baca juga: Sepanjang Juni 2021, Telah Terjadi 137 Bencana Alam di Indonesia

Wilayah Indonesia Timur Waspada Banjir

Selain itu , BMKG juga merilis wilayah lain dengan potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di wilayah Indonesia bagian Timur. Di antaranya Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Dimana, dalam beberapa minggu terakhir, banjir di beberapa wilayah masih terus terjadi. Seperti di Banyumas, Donggala, Kota Samarinda dan Sigi.

Terkait banjir di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, yang terjadi pada Sabtu siang (3/7/2021), pukul 14.05 waktu setempat telah surut. Saat banjir, tinggi muka air sekitar 30 hingga 70 cm.

“Sejumlah kelurahan terdampak banjir tersebut, seperti di Kelurahan Ujana dan Baru, Kecamatan Palu Barat, Kabupaten Sigi,” tulis BNPB.

Oleh sebab itu, masyarakat diimbau untuk waspada terhadap hujan intensitas sedang hingga tinggi serta berdurasi panjang. Kerja sama antar desa dapat membantu untuk kesiapsiagaan bersama, baik yang berada di wilayah hulu maupun hilir di suatu Kawasan.

Di sisi lain, warga dapat secara mandiri melakukan pengecekan potensi cuaca hingga tingkat kecamatan melalui aplikasi Info BMKG.

GRANPRIZE

Berita Populer