Connect with us

Kriminal

Wanita Tewas Dibunuh di Nias Selatan, Wajahnya Dihantam Pakai Batu

“Iya, pelakunya sudah diamankan dan sudah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut,”

Diterbitkan

on

Wanita Tewas Dibunuh di Nias Selatan, Wajahnya Dihantam Pakai Batu (suara pakar)
Petugas yang mengevakuasi korban di pesisir Pantai Sibuasi, Kecamatan Pulau Batu, Kabupaten Nias Selatan. (Foto: Facebook Ramuni Dropnshop)

Suarapakar.com – Warga yang bermukim di pesisir Pantai Sibuasi, Kecamatan Pulau Batu, Kabupaten Nias Selatan digegerkan dengan penemuan mayat perempuan dengan kondisi mengenaskan, Sabtu (17/7/2021).

Saat ditemukan, korban dengan identitas Riahati Luahambowo (26) tewas dalam kondisi berlumuran darah. Pada bagian wajahnya penuh luka diduga akibat hantaman batu. Korban diketahui warga Desa Saeru, Kecamatan Tanah Masa, Nias Selatan.

Selanjutnya warga melaporkan penemuan mayat perempuan yang diyakini korban pembunuhan tersebut kepada pihak kepolisian. Kemudian petugas membawa jenazah korban ke Puskesmas Pulau Tello, Nias Selatan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga: Dua Kakek di Mojokerto Cabuli Gadis 15 Tahun Hingga Hamil

Motifnya Diduga Masalah Hutang Piutang

Kasat Reskrim Polres Nias Selatan AKP Iskandar Ginting mengatakan pihaknya telah menangkap tersangka pelaku pembunuhan terhadap korban. Dia menjelaskan adapun identitas pelaku berinisial AG (25) merupakan penduduk berasal dari Kecamatan Tanah Masa, Nias Selatan.

“Iya, pelakunya sudah diamankan dan sudah ditahan untuk proses hukum lebih lanjut,” ungkapnya, Minggu (18/7/2021) sore.

Iskandar menjelaskan petugas kepolisian berhasil menangkap pelaku saat melakukan perjalanan jalur air dengan menumpang Kapal Motor (KM) Simeulue tujuan Pelabuhan Teluk Dalam dari Pelabuhan Tello.

“Dari tangan korban petugas mengamankan barang bukti berupa batu yang digunakan pelaku untuk menghabisi korban,” ujarnya.

Kendati saat ditanyai tentang beredar informasi bahwa motif pelaku membunuh korban karena hutang-piutang, Iskandar mengatakan pihaknya belum dapat memastikan perihal motif pembunuhan.

“Kalau motif masih kita dalami,” pungkasnya.

Reporter: Jafar Wijaya

GRANPRIZE

Berita Populer