Connect with us

Nasional

Pemerintah Siap Revisi UU ITE, Mahfud MD: Hilangkan Pasal Karet

Mahfud MD: “Jika sekarang UU tersebut dianggap tidak baik dan memuat pasal-pasal karet, mari kita buat resultante baru dengan merevisi UU tersebut,”

Diterbitkan

on

revisi UU ITE
Ilustrasi Undang-undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). (foto: koreri.com)

Suarapakar.com – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menegaskan, bila pemerintah siap membuka ruang untuk revisi Undang-undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Pemerintah dan DPR telah memberikan signal positif untuk merevisi UU ITE tersebut.

Mahfud MD menyebutkan, membenarkan wacana pemerintah merevisi UU ITE tersebut, yang ia sampaikan melalui akun twitternya @mohmahfudmd, Senin (15/2/2021) malam.

“Pemerintah akan mendiskusikan inisiatif untuk merevisi UU ITE,” ungkap Mahfud MD.

Mahfud menambahkan revisi UU ITE itu terfokus kepada merubah atau menghilangkan pasal-pasal ‘karet’ dalam UU ITE tersebut.

“Jika sekarang UU tersebut dianggap tidak baik dan memuat pasal-pasal karet, mari kita buat resultante baru dengan merevisi UU tersebut. Bagaimana baiknya lah, ini kan demokrasi,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo membuka ruang untuk merevisi UU ITE tersebut. Bahkan, Presiden Joko Widodo mengajak DPR untuk melakukan revisi UU ITE itu.

“Kalau Undang-undang ITE tidak bisa memberikan rasa keadilan, ya saya akan minta kepada DPR untuk bersama-sama merevisi Undang-Undang ITE ini karena di sinilah hulunya. Terutama menghapus pasal-pasal karet yang penafsirannya bisa berbeda-beda yang mudah diinterpretasikan secara sepihak,” kata Presiden Joko Widodo saat memberikan arahan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri 2021 di Istana Negara, Jakarta, melansir dari okezone.com, Selasa (16/2/2021).

Baca juga: Demi Berikan Rasa Keadilan, Jokowi Klaim Siap Revisi UU ITE

Revisi UU ITE, Ini Kata Anggota Komisi I DPR RI

Sementara itu, anggota Komisi I DPR dari Fraksi PKS, Sukamta menyambut baik rencana untuk merevisi UU ITE itu. Terlebih lagi, menurutnya bila ada oknum yang menggunakan UU ITE tersebut sebagai alat untuk mengkriminalisasi lawan politik.

Sukamta pun menyakini bahwa rekan-rekannya di DPR RI juga banyak yang mendukung wacana untuk merevisi UU ITE tersebut.

“Dulu semangat kita merevisi UU ITE ini kan agar tidak menggunakannya sebagai alat untuk mengkriminlasisasi. Ternyata sekarang menjadi seperti ini. Bagus juga kalau mau revisi lagi. Saya mendukung revisi itu. Rasan-rasan (sepertinya) sebagian teman ada sih (yang mau revisi UU ITE,” paparnya, melansir dari okezone.com, Selasa (16/2/2021).

Berita Populer