Connect with us

Kriminal

Usai Viral, Preman Palak Sopir Advertising Ditangkap

“Untuk pelaku lainnya, masih kami buru. Kami akan berikan tindakan tegas, apabila kedua pelaku tidak kooperatif nantinya,”

Diterbitkan

on

JF (31) salah satu pelaku pemalakan sopir menunjukkan barang bukti di Polsek Helvetia, Sabtu (21/8/2021). (Sumber: ig Humas Polrestabes Medan/Jafar Wijaya).

Suarapakar.com – Satu dari 4 preman yang palak sopir advertising di Jalan Gaperta Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan ditangkap. Aksi pemalakan para preman tersebut direkam korban dan viral di media sosial.

Kapolsek Helvetia Kompol Pardamaean Hutahaean mengatakan, penangkapan ini atas laporan korban Septian Aditya (25) Alamat Jalan IX kelurahan Kenangan Baru Percut Sei Tuan Gelatik.

Pelaku berinisial JF (31), kami ringkus di Jalan Cempaka Kelurahan Tanjung Gusta,” ungkap Pardamean, Sabtu (21/8/2021).

Katanya, aksi pemalakan itu berawal ketika korban Septian Aditya bersama temannya Zam Haris Hidayat mengendarai mobil pikap mengangkut neon boks untuk di pasangkan di salah satu kafe yang berada di Jalan Gaperta.

Sesaat mobil berhenti, keduanya didatangi seorang preman berinisial CM (DPO). Kedatangan CM tersebut meminta uang sebesar Rp100 ribu untuk SPSI. Namun, permintaan tersebut tak dikabulkan korban.

“Korban menjawab tidak ada. Dan pelaku CM mengatakan, Kalau gak ada uang maka kerjaan kalian berhenti dulu,” ucap Pardamen mengulang ucapan CM kepada korban.

Kemudian korban Zam Haris menawarkan kepada pelaku pemalakan itu Rp20 ribu. Namun pelaku menolak dan meminta Rp100 ribu, sambil mengancam pekerjaan tidak boleh di lanjutkan.

“Akhirnya korban memohon kepada pelaku CM agar uang yang ia punya sebesar Rp50 ribu diterima pelaku CM. Setelah uang tersebut diterima, pelaku selanjutnya pelaku pergi meninggalkan korban,” jelasnya.

JF satu dari 4 pelaku pemalakan ditangkap Polsek Helvetia. (Sumber: ig Humas Polrestabes Medan/Jafar Wijaya)

Baca juga: Ini Motif Nazir Masjid di Sumut Ditikam Usai Makamkan Warga

3 Pelaku Palak Sopir Advertising Diburu

Pelaku JF sendiri terekam dalam video tersebut. Tampak pria berambut gondrong itu bersama tiga temannya memalak sopir tersebut. Mereka meminta sejumlah uang agar pekerjaan dapat dilanjutkan.

Dari tangannya, polisi sita kwitansi nomor 5951 tanggal 18 Agustus 2021 atas nama Ale Lakwan Panggabean bukti bongkar muat Rp50 ribu.

“Pelaku JF kami kenakan pasal 368 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman selama-lamanya 9 tahun penjara,” tegasnya.

Pardamena menegaskan, pihaknya masih memburu pelaku lainnya yang telah diketahui identitasnya. Selain CM, dua pelaku lainnya, AG (40) Jalan Garapan dan CM (DPO) Jalan Tani Asli.

“Untuk pelaku lainnya, masih kami buru. Kami akan berikan tindakan tegas, apabila kedua pelaku tidak kooperatif nantinya. Untuk identitas lengkap sudah kami kantongi,” pungkas Pardamean.

Reporter: Jafar Wijaya

KELASTRADING

Berita Populer