Connect with us

Peristiwa

Urusi Kasus Tambang, Advokat di Kalsel Dibacok Hingga Tewas

“Jurkani dikeroyok dan dibacok oleh segerombolan orang karena mengadvokasi kasus tambang ilegal di Tanah Bumbu,”

Diterbitkan

on

Suarapakar.com - Denny Indrayana minta Kepolisian ungkap pembunuhan seorang advokat di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan terkait tambang
Mantan Wamenkumham, Denny Indrayana soroti kasus pembunuhan seorang advokat di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan terkait pertambangan. (Foto: liputan6)

Suarapakar.com – Seorang pria bernama Jurkani yang berprofesi sebagai advokat di Kalimantan Selatan akhirnya tewas setelah dibacok dengan senjata tajam oleh sejumlah orang tak dikenal.

Menurut keterangan mantan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham) Denny Indrayana, peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Jumat (22/10/2021) yang lalu. Jurkani dianiaya diduga karena mengurusi kasus tambang di Tanah Bumbu.

“Jurkani dikeroyok dan dibacok oleh segerombolan orang karena mengadvokasi kasus tambang ilegal di Tanah Bumbu,” ujar Denny mengutip detik.com, Rabu (3/11/2021).

Korban terluka cukup parah hingga harus menjalani perawatan di Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin. Akan tetapi, setelah 12 hari menjalani perawatan di rumah sakit, Jurkani akhirnya tewas.

Baca Juga: Pembunuhan di Hotel Padang Bulan, Korban dan Pelaku Oral Seks

Terkait Jurkani yang terbunuh karena kekayaan sumber daya alam, Denny menyebut bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, dua orang pria berprofesi sebagai guru dan wartawan juga mengalami nasib yang sama.

“Sebelumnya ada seorang guru yang dikabarkan dibacok hingga tewas, karena persoalan jalan tambang batubara. Ada seorang wartawan yang akhirnya tewas di penjara, karena menulis soal perebutan lahan sawit,” papar Denny.

“Yang terakhir, Kanda Jurkani tewas dibacok karena soal tambang ilegal batu bara,” sambungnya lagi.

Korban Sosok Advokat yang Jujur dan Tanggung Jawab

Dalam ingatan Denny, Jurkani yang juga merupakan salah satu relawan yang mendukungnya saat maju ke Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalsel 2020 adalah pribadi yang baik, jujur dan bertanggung jawab.

“Beliau orang yang sangat baik, lurus, loyal, apa adanya, dan tegas dalam bersikap. Kita kehilangan petarung yang hingga akhir hayatnya terus berjuang untuk kehidupan Banua Kalsel yang lebih adil, baik, sejahtera, tanpa mafia,” kenang Denny.

https://bit.ly/kodesuarapakar

Untuk itu, pria yang sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Staf Khusus Presiden Bidang Hukum dan HAM tersebut berharap agar pihak Kepolisian bisa mengungkap kasus itu dan menangkap para pelaku.

“Saya terus mendukung agar aparat kepolisian-sesulit apapun-tidak berhenti mengusut tuntas kasus ini, hingga menemukan dan menghukum pelaku utamanya. Dengan kerja profesional, serta integritas yang tak terbeli, harapan itu masih ada,” ujarnya .

KELASTRADING

Berita Populer