Connect with us

Tekno Informasi

Twitter Rilis Teks Otomatis untuk Fitur Tweet Suara, Ada Bahasa Indonesia

“Kami meluncurkan teks otomatis untuk Tweet Suara ke iOS,”

Diterbitkan

on

Twitter Rilis Teks Otomatis untuk Fitur Tweet Suara, Ada Bahasa Indonesia (suara pakar)
Aplikasi Twitter, (Sumber: Diksi.co)

Suarapakar.com – Twitter resmi merilis caption atau teks otomatis untuk tweet berbasis suara atau voice tweet. Teks otomatis ini juga sudah didukung dengan bahasa Indonesia.

“Kami meluncurkan teks otomatis untuk Tweet Suara ke iOS,” jelas Head of Global Accessibility Twitter, Gurpreet Kaur, dikutip dari The Verge, Jumat (16/7/2021).

Khusus di aplikasi berbasis iOS, fitur tweet suara ini sudah dirilis sejak Juni 2020. Namun saat dikenalkan di khalayak luas, fitur ini banyak mendapat kritik karena tidak mendukung aksesibilitas seperti teks otomatis.

Kini, fitur ini akan menampilkan caption yang mengubah audio ke dalam bentuk teks. Sejumlah bahasa telah mendukung fitur ini, yakni dari bahasa Inggris, Jepang, Spanyol, Portugal, Turki, Arab, Hindi, Prancis, Indonesia, Korea, dan Italia.

Untuk mengaktifkan teks otomatis, pengguna dapat mengklik tombol CC yang ada di sudut kanan atas.

“Sekarang ketika merekam tweet suara, teks akan secara otomatis dibuat dan muncul. Untuk melihat teks di web, klik tombol ‘CC’,” tulisnya.

Menurut Twitter, teks ini hanya akan muncul di tweet suara yang baru. Artinya, tweet suara yang lama tidak akan bisa menampilkan teks.

Untuk keakuratan dari teks otomatis ini, tampaknya masih tergantung dari kualitas audio dan aksen si pembuat tweet tersebut. Yang mungkin bisa saja teks bisa melesat dari apa yang diucapkan pengguna.

Tapi setidaknya, fitur ini dapat memudahkan pengguna yang kesulitan mendengar. Selain itu, diharapkan di masa mendatang Twitter juga akan terus meningkatkan kemampuan fitur otomatis teks ini.

Fitur Tweet Suara di Aplikasi Twitter, (Foto: Lifepod.id)

Baca juga: Facebook Luncurkan Bulletin, Sumber Cuan Bagi Penulis

Twitter Tidak Memiliki Tim Khusus Urus Aksesibilitas Tweet Suara

Saat tweet suara diluncurkan, disebutkan Twitter, perusahaan tidak memiliki tim khusus untuk mengurus aksesibilitas. Sebagai gantinya, beberapa karyawan harus menyisihkan waktunya untuk mengerjakan akses tersebut.

Sejak saat itu, Twitter terus berbenah dan akhirnya mengumumkan bahwa mereka telah membentuk tim untuk fokus pada aksesibilitas pada bulan September 2020 lalu.

“Meskipun begitu, ini masih awal dan kami tahu ini tidak akan sempurna. Ini adalah salah satu dari banyak langkah yang kami ambil untuk memperluas dan memperkuat aksesibilitas di seluruh layanan Twitter,” jelas Kaur.

“Kami berharap dapat melanjutkan perjalanan untuk menciptakan layanan yang benar-benar inklusif,” lanjut Kaur menjelaskan.

Sayangnya, pihak Twitter belum membocorkan kapan fitur baru ini bisa tersedia untuk aplikasi berbasis Android. Fitur tweet suara sendiri baru tersedia untuk Twitter web.

Itu artinya, jika kamu melihat cuitan audio di aplikasi seluler, maka fitur tweet suara itu tidak akan berfungsi.

GRANPRIZE

Berita Populer