Connect with us

Peristiwa

Truk CPO Laga Kambing di Pekanbaru, Sopir Patah Kaki

Diterbitkan

on

Suarapakar.com – Satu orang alami luka serius setelah menjadi korban dari laga kambing kecelakaan dua truk di Jalan Soekarno Hatta Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru, Riau, Jumat (16/7/2021) sekitar pukul 01.30 WIB.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya membenarkan peristiwa kecelakaan truk fuso BB 9985 FP dengan BA 8819 W tersebut.

“Benar telah terjadi laka lantas di Kecamatan Marpoyan Damai tepatnya Wilayah Hukum Polsek Bukit Raya. Ketiga korban mengalami luka,” katanya.

Nandang mengatakan, kedua truk dan korban telah dievakuasi dari lokasi. Arus lalu lintas pun sudah normal.

“Kecelakaan ini ditangani Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru,” sebut Nandang.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Angga Wahyu Prihantoro menambahkan, para korban sudah dievakuasi dari lokasi kejadian. Ketiga para korban, yakni, Budi Susilo (47), Andi Oktariandi (28) dan Samsu Bahri (48).

“Akibat dari kecelakaan lalu lintas tersebut Budi Susilo mengalami luka pada kaki kiri (patah) dan dibawa ke Klinik Taman Sari 3 Kota Pekanbaru. Korban Amdi Oktariandi mengalami luka lecet di kaki kiri, serta Samsu Bahri Mengalami luka di kaki bagian kiri di bawa ke Rumah Sakit Prima Pekanbaru,” jelas Angga.

Kondisi bagian depan truk BB 9985 FP yang ringsek. (Sumber: Satlantas Polresta Pekanbaru/Zulfan Taufik).

Baca juga: 14 Kapal Nelayan Tenggelam di Kalbar, 8 Tewas 47 Hilang

Begini Kronologis Truk Laga Kambing

Angga menyebutkan, kronologi truk laga kambing tersebut berawal truk yang mengangkut CPO BB 9985 FP yang dikemudikan Budi Susilo membawa penumpang Andi Oktariandi melaju di Jalan Soekarno Hatta pada jalur timur.

Sedangkan dari arah yang berlawanan truk fuso BA 8819 W dikendarai Budi Susilo. Tiba dilokasi, kedua truk nahas tersebut saling bertabrakan. Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut. Kedua truk dan para korban sudah dievakuasi dari lokasi kejadian.

“Kerugian yang didalami dalam kecelakaan tersebut Rp30 juta. Kasusnya sedang ditangani,” pungkas mantan Kasat Lantas Polres Kampar itu.

Kontributor: Zulfan Taufik

GRANPRIZE

Berita Populer