Connect with us

Nasional

Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat Ditargetkan Rampung Akhir 2021

“Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan wisata,”

Diterbitkan

on

Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (suara pakar)
Pembangunan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat. (Sumber: Humas Kementerian PUPR)

Suarapakar.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) tengah menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat sepanjang 143,25 kilometer. Konstruksi seksi 1–4 itu ditargetkan akan rampung seluruhnya pada akhir 2021.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, dengan terbangunnya akses jalan tersebut akan meningkatkan akselerasi pengembangan destinasi wisata.

Selain itu, kehadiran tol ini juga akan meningkatkan konektivitas di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) serta mempermudah akses wisatawan. Terutama dari Kota Medan menuju Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba.

“Akses jalan yang semakin baik akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan wisata,” ujar Basuki, dikutip dari laman resmi Sekretariat Kabinet RI, Minggu (04/07/2021).

Pembangunan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi–Parapat akan terbagi menjadi enam seksi. Dengan nilai investasi sebesar Rp13,4 triliun.

Seksi satu hingga empat dikerjakan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Dengan Badan Usaha Jalan Tol PT Waskita Karya untuk seksi dua dan tiga.

Serta PT Hutama Karya untuk seksi satu dan empat. Sedangkan, untuk seksi lima dan enam menjadi porsi pemerintah.

Saat ini, progres pembangunan seksi 1 Tebing Tinggi–Inderapura sepanjang 20,40 kilometer sudah mencapai 84,45 persen. Seksi 2 Inderapura–Kuala Tanjung sepanjang 18,05 kilometer telah mencapai 65,94 persen,

Lalu, seksi 3 Tebing Tinggi–Serbelawan sepanjang 30 kilometer sudah mencapai 62,68 persen. Dan Seksi 4 Serbelawan–Pematang Siantar sepanjang 28 kilometer telah mencapai 41,76 persen.

Baca juga: Bandara Kualanamu Sesuaikan Layanan Operasional Selama PPKM Darurat Jawa-Bali

Tahap Pengajuan Green Book

Sementara itu, seksi 5 Pematang Siantar–Seribudolok sepanjang 22,30 kilometer dan Seksi 6 Seribudolok–Parapat sepanjang 16,70 kilometer yang merupakan dukungan pemerintah masih dalam tahap pengajuan green book.

Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi–Parapat merupakan bagian dari pembangunan proyek strategis nasional (PSN) Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS). Serta lanjutan konektivitas dari Jalan Tol Medan-Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT) yang telah beroperasi pada tahun 2019.

Dimana Tol MKTT sepanjang 61,72 kilometer saat ini sudah terhubung dengan Jalan Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa (Belmera).

Sehingga kehadiran Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi–Parapat nantinya bukan hanya sebagai penghubung menuju kawasan pariwisata di sekitar Danau Toba, akan tetapi juga semakin memperlancar konektivitas perekonomian masyarakat. Baik itu dari sektor industri, barang, dan jasa di wilayah Sumatra Utara.

Diharapkan Basuki, nantinya wisatawan yang berkunjung menuju DPSP Danau Toba dari Bandara Internasional Kualanamu akan memiliki banyak pilihan jalur transportasi. Termasuk aksesibilitas dari Kota Medan menuju destinasi wisata di Sumatra Utara akan lebih efisien dan efektif.

Pembangunan Jalan tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi–Parapat akan dilengkapi dengan 6 titik simpang susun. Yakni di Inderapura, Tebing Tinggi, Serbelawan, Simpang Susun Raya, Seribudolok, dan Parapat.

GRANPRIZE

Berita Populer