Connect with us

Nasional

Tak Terima Hasil Pengumuman PPDB, Ibu dari Sidikalang Protes ke Disdik Sumut

“Kami ambil jalur prestasi karena nilainya tinggi. Selama ini dia juara 2 umum di sekolahnya waktu SMP. Jadi kawannya satu sekolah yang lebih rendah dari nilai anak ku ini lulus,”

Diterbitkan

on

Tak Terima Hasil Pengumuman PPDB
Dimona Bakkara memegang bukti registrasi anaknya saat ditemui di Kantor Dinas pendidikan Sumut. (Foto: Alfiansyah/Suara Pakar)

Suarapakar.com – Tak terima hasil pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sumut 2021, seorang ibu warga Sidikalang mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Disdik Sumut) Jalan Teuku Cik Ditiro, Kota Medan, Senin (28/6/2021).

Wanita bernama Dimona Bakkara (50) warga Desa Bukit Baru Kecamatan Pegagan Hilir, Sidikalang, Dairi itu mengaku kedatangannya tersebut untuk menanyakan anaknya yang memiliki nilai tinggi tidak lulus seleksi PPDB 2021.

“Udah ada 6 hari saya di Medan. Ini udah 5 kali saya datang kemari, tapi tidak ada tanggapan sama sekali. Rencana kami akan menunggu Bapak Kepala Dinas Pendidikan Sumut,” ungkapnya, Senin (28/6/2021).

Ia mengungkapkan, apabila Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Prof Syaifuddin juga tidak memberikan tanggapan, dirinya akan mengadu kepada DPRD Sumut.

“Kalau rencana kami akan menunggu Bapak Kepala Dinas, kalau tidak ditanggapi kami mau pergi besok ke DPRD Sumut,” kata Dimona.

Dimona menceritakan bahwa anaknya mendaftar ke SMA Negeri 2 Sidikalang. Menurutnya, selama bersekolah anaknya dikenal sebagai sisiwi berprestasi. Karena itu ia mendaftarkan anaknya di jalur prestasi.

Baca juga: Programmer Sakit, Keputusan Pengulangan PPDB Sumut 2021 Ditunda

Anak Tak Lulus PPDB 2021, Dimona Minta Penjelasan Dinas Pendidikan Sumut

Lebih lanjut, Dimona merasa sangat kecewa dengan sikap Kepala Dinas Pendidikan Sumut yang belum memberikan kejelasan terkait hal ini. Padahal nilai anaknya tinggi, sedangkan teman-teman anaknya yang memiliki nilai lebih rendah lulus.

“Kami ambil jalur prestasi karena nilainya tinggi. Selama ini dia juara 2 umum di sekolahnya waktu SMP. Jadi kawannya satu sekolah yang lebih rendah dari nilai anak ku ini lulus,” tuturnya.

“Nilai temannya itu paling rendah 81, dia lulus. Anak saya ini enggak lulus padahal nilainya tinggai 86, saya merasa tidak ada tanggungjawab dinas ini sama sekali,” tambahnya.

Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa ketika melakukan pengecekan di website PPDB Sumut, disana tertera nama anaknya tidak terdaftar di server. Padahal ia mempunyai bukti registrasi.

“Ini ada bukti registrasi. Saya cek tidak terdaftar di server, padahal ada bukti registrasi,” pungkasnya.

Namun, sampai berita ini dikirimkan ke redaksi, pihak Dinas Pendidikan Sumut belum memberikan keterangan terkait hal tersebut.

Reporter: Alfiansyah

GRANPRIZE

Berita Populer