Connect with us

Nasional

Heboh! Dr Lois Owien Tak Percaya Corona, Simak Videonya

“Ini kan aneh ya sebenarnya, pandemi lucu-lucuan. Orang sehat dikejar-kejar, di urusin, dicari-cari pake alat. Begitu alat bilang positif atau reaktif anda terpapar virus. Nah, tapi orang sakit dirumah sakit itu ditelantarkan harus nunggu dulu apa kata alatnya. Dimana otaknya?”

Diterbitkan

on

Suarapakar.com - dokter Louis Owien tak percaya corona
Dokter Lois Owien beri penjelasan soal pandemi Covid-19 di Indonesia di chanel Youtube Babe Aldo. (Sumber Gambar: Youtube)

Suarapakar.com – Nama dokter Lois Owien tiba-tiba viral di media sosial usai speak up terkait propaganda Covid-19. Dalam keterangannya melalui video di chanel Youtube Babe Aldo, Minggu (11/7/2021) dokter Lois menegaskan dirinya tak percaya corona.

Ia menjelaskan pandemi Covid-19 di Indonesia seperti lelucon, dengan mencari-cari virus pada orang yang sehat sementara orang yang terbaring sakit dirumah sakit ditelantarkan.

“Ini kan aneh ya sebenarnya, pandemi lucu-lucuan. Orang sehat dikejar-kejar, di urusin, dicari-cari pake alat. Begitu alat bilang positif atau reaktif anda terpapar virus,” ujar dokter Lois.

“Nah, tapi orang sakit dirumah sakit itu ditelantarkan harus nunggu dulu apa kata alatnya. Dimana otaknya?” tanya dokter Lois sambil tertawa.

Namun demikian, ia tak menampik hasil positif atau negatif seseorang terpapar Covid-19 berdasarkan alat test seperti PCR maupun Rapid Test. Hanya saja ia memaparkan bahwa dalam dunia kedokteran, untuk mengetahui seseorang terpapar virus atau mengidap penyakit terlebih dulu harus dilakukan pemeriksaan.

“Ya memang penentunya alat. Tapi gini, logikanya aja di kedokteran itu tidak pernah mengajarkan bahwa boleh menjadikan alat sebagai diagnosa utama. Selalu anamnesa, harus ada keluhan dulu. Anda datang kenapa keluhan nya? Sementara ini orang tanpa gejala (OTG) dibilang sakit terpapar virus karena hanya alat bilang positif. Masuk akal gak?” terangnya lagi.

Baca juga: Moeldoko Ingatkan Lalat Politik, Rachland: Istana Banyak Sampah

Eks Menkes dr Siti Fadilah Pernah Gagalkan Pandemi Masuk Indonesia

Adapun dimasa sebelumnya, dokter Lois memaparkan jika eks Menteri Kesehatan yakni dokter Siti Fadilah berhasil ‘menggagalkan’ pandemi masuk ke Indonesia. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi jual beli atau bisnis obat dan vaksin di Tanah Air.

“Berdasarkan pengalaman sebelumnya, beberapa kali pandemi itukan digagalkan oleh dokter Siti Fadilah. Dan beliau udah bicara bahwa yang namanya pandemi dengan nama virus yang dipaten kan, tujuannya akhirnya pasti obat dan vaksin,” beber dokter Lois.

Lebih lanjut, dokter Lois menambahkan jika kebanyakan kasus Covid-19 yang terjadi disebabkan oleh salah pemberian obat karena dipicu hasil positif alat deteksi. Hal tersebutlah yang menurut dokter Lois menimbulkan gejala keracunan yang kemudian disebut virus.

“Nah sekarang gini, alat rapid test dan PCR inikan kalo terjadi positif sebenarnya saya sebut dengan asidosis laktat. Sementara obat-obat yang dianjurkan ini kontra indikasi berat pada kondisi atau hasil alat yang positif,” tandasnya.

“Jadi alat salah deteksi dianjurkan obat yang salah. Makanya bergejala! Gejala keracunan. Jadi gejala keracunan obat ini, interaksi antara obat ini yang disebut gejala apa? Virus!” sambung dokter Lois lagi.

Terkait pernyataan nya itu, dokter Lois dipanggil oleh Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI), Minggu (11/7/2021).

“MKEK sedang panggil yang bersangkutan,” ucap Ketua Umum Pengurus Besar IDI, Daeng M Faqih mengutip Kompas.

Video Penjelasan dr Lois Owien Soal Covid-19 di Indonesia

GRANPRIZE

Berita Populer