Connect with us

Kriminal

Tahanan Kasus Cabul Tewas Dianiaya, 6 Orang Ditetapkan Tersangka

Propam Polrestabes Medan juga lakukan pemeriksaan internal terkait kasus tersebut serta handphone korban bisa masuk kedalam sel tahanan.

Diterbitkan

on

Tahanan Kasus Cabul Tewas Dianiaya, 6 Orang Ditetapkan Tersangka (suara pakar)
Para tersangka terkait tewasnya salah seorang tahanan kasus pencabulan diduga dianiaya disel tahanan Polrestabes Medan. (Foto: Ilham/Suara Pakar).

Suarapakar.com – Enam orang ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus tahanan pencabulan berinisial HS tewas yang diduga dianiaya dalam Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polrestabes Medan.

HS meninggal dunia usai menjalani perawatan di RS Bhayangkara Medan setelah mengalami luka lebam di tubuh dan wajah diduga akibat penyiksaan. Keenam pelaku berinisial TS alias R, WS, J, NP, HS dan HM. TS alias R tahanan, kasus pencurian dan pemberatan. Kemudian WS tahanan kasus kekerasan secara bersama-sama, dan J merupakan kasus pencabulan.

Selanjutnya, NP tahanan kasus penggelapan, kemudian HS dan HM tahanan atas kasus penadah. Para pelaku mendekam di RTP Polrestabes Medan pada sel tahanan blok G. Peristiwa itu bermula saat korban masuk ke sel tahanan blok G RTP Polrestabes Medan, pada 12 November 2021.

“Jadi keenam pelaku ini terlibat dalam penganiayaan yang mengakibatkan kematian,” ungkap Wakapolrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji dalam konfrensi pers di Mapolrestabes Medan, Jumat (26/11/2021) sore.

https://bit.ly/kodesuarapakar

Irsan menyebutkan, kasus ini berawal dari pemerasan yang dilakukan para pelaku sesaat korban ditahan. Keenam pelaku yang sama-sama berstatus tahanan, menyambut korban dan melakukan pemerasan. Pertama korban dimintai uang sebesar Rp700 ribu dan kedua sebesar Rp200 ribu.

Irsan menjelaskan korban kemudian kembali dimintai uang sebesar Rp5 juta dan tidak dipenuhi serta puncaknya keenam pelaku melangsungkan tindak kekerasan secara bersama-sama.

Wakapolrestabes Medan AKBP Irsan Sinuhaji bersama Kasat Reskrim Kompol M Firdaus paparkan kasus tahanan tewas dianiaya. (Foto: Ilham/Suara Pakar)

Baca juga: Terbukti Cabuli Istri Tahanan, Bripka RHL Direkomendasikan Dipecat

Kasus Tahanan Tewas, Petugas Jaga Sel Diperiksa

Irsan mengungkapkan dari tangan pelaku petugas menyita 2 unit handphone yang digunakan untuk melancarkan modus pemerasan terhadap korban. Selain itu, petugas juga menyita 3 buah bola karet dan 1 buah asbak rokok yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban.

Dia menambahkan pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan secara internal terhadap petugas penjaga sel terkait handphone yang diakes para pelaku.

“Dengan handphone ini mereka melakukan komunikasi dengan keluarga korban. Ini sedang kita dalami bagaimana ini bisa masuk kedalam, petugas yang melakukan penjagaan sedang kita periksa secara internal di Propam,” jelasnya.

Atas perbuatannya keenam pelaku dijerat dengan Pasal 170 Jo 351 ayat 3 KHUPidana dengan ancaman 12 tahun kurungan penjara.

Reporter: Ilham

KELASTRADING

Berita Populer