Connect with us

Nasional

Sumut Dapat 5.000 Dosis Vaksin Moderna Untuk Masyarakat Umum

“Dengan catatan ini bukan untuk booster masyarakat umum ini hanya Moderna digunakan untuk dosis satu dan dosis kedua ke depannya yang booster dosis ketiga itu hanya untuk nakes,”

Diterbitkan

on

Sumut Dapat 5.000 Dosis Vaksin Moderna Untuk Masyarakat Umum (suara pakar)
Petugas Brimob Polda Sumut mengawal vaksin Sinopharm di Bendara Kualanamu, Jumat (20/8/2021) (Sumber: Humas Brimob Polda Sumut/Jafar)

Suarapakar.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dapat sebanyak 5.000 dosis vaksin Moderna untuk masyarakat umum dari pemerintah pusat.

Hal itu disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Sumut, dr Aris Yudhariansyah, Jumat (20/8/2021).

“Kalau gak salah sekitar 5.000 vial yang masuk,” ungkapnya kepada wartawan.

Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Sumut itu juga menjelaskan vaksin Moderna untuk masyarakat umum diterima Pemprovsu saat pendistribusian vaksin tahap kedua.

Pada tahap pertama, lanjut kata dia, merupakan pendistribusian vaksin Moderna untuk tenaga kesehatan (nakes) sebagai suntikan dosis ketiga atau booster.

“Awal-awal dulu kita Moderna untuk dosis ketiga nakes lalu pada pengiriman kedua sudah mulai didistribusikan untuk masyarakat umum,” ujarnya.

Baca juga: Brimob Polda Sumut Kawal Kedatangan 4.000 Dosis Vaksin Sinopharm

5.000 Dosis Vaksin Moderna untuk Masyarakat Umum Bukan Sebagai Dosis Ketiga

Lebih lanjut Aris menegaskan, vaksin Moderna yang diperuntukan masyarakat umum bukan sebagai booster atau dosis ketiga sebagaimana yang diperuntukan kepada nakes. Sehingga, nantinya vaksin Moderna itu untuk memenuhi dosis pertama dan kedua.

“Dengan catatan ini bukan untuk booster masyarakat umum ini hanya Moderna digunakan untuk dosis satu dan dosis kedua ke depannya yang booster dosis ketiga itu hanya untuk nakes,” tegasnya.

Selain itu, Aris pun menyebutkan, untuk penyuntikan vaksin Moderna sebagai booster kepada nakes telah mencapai 3000 orang.

“Saya lihat untuk dosisi tiga ini baru 3000 ribuan aja dari target semuanya,” pungkasnya.

Reporter: Ilham

KELASTRADING

Berita Populer