Connect with us

Raket

Satu Grup dengan The Daddies, Ganda Putra Malaysia Bilang Begini

“Pasangan Korea ini sangat kuat dan serangan balik mereka bagus, pertahanan solid, pukulan-pukulan mereka konsisten dan kami tahu tidak akan mudah menghadapi mereka,”

Diterbitkan

on

Ganda Putra Malaysia Bilang Begini (suara pakar)
Ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, (Sumber: Getty Images)

Suarapakar.com – Ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik berada di grup D bersama wakil Indonesia, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan di Olimpiade Tokyo 2020. Hasil undian yang bisa dibilang tak menguntungkan bagi Chia/Soh.

Dalam tujuh pertemuan, Chia/Soh hanya mampu satu kali menang dari Hendra/Ahsan, yakni saat di Fuzhou China Open 2019 dengan skor 21-13, 22-20.

“Tentunya dari statistik, pasangan Indonesia lebih dijagokan. tapi poinnya adalah kami pernah mengalahkan mereka satu kali,” ujar Soh dikutip dari The Star, Sabtu (10/7/2021).

Selain Hendra/Ahsan, di grup D juga ada ganda putra Korea Selatan, Choi Solgyu/Seo Seungjae dan Jason Anthony Ho-Shue/Nyl Yakura dari Kanada. Menurut Chia/Soh, pasangan dari Korea Selatan menjadi lawan yang cukup diperhitungkan di grup D.

Catatan rekor pertemuan keduanya menunjukkan angka imbang 2-2. Dimana, dua pertemuan terakhir dimenangkan oleh Chia/Soh lewat permainan straight game.

“Peluang kami imbang, kami sudah bertemu lawan-lawan di sini dan hasilnya menang-kalah,” kata Soh.

Di BWF World Tour Finals 2020 sebelumnya, Chia/Soh juga berada di grup yang sama dengan Hendra/Ahsan dan Choi/Seo.

Kala itu Chia/Soh kalah dari Hendra/Ahsan dengan rubber game, 21-18, 17-21, 11-21. Namun, mereka berhasil mengalahkan Choi/Seo dengan skor 21-14, 21-19.

“Pasangan Korea ini sangat kuat dan serangan balik mereka bagus, pertahanan solid, pukulan-pukulan mereka konsisten dan kami tahu tidak akan mudah menghadapi mereka,” ungkap Soh.

Baca juga: Drawing Olimpiade Tokyo 2020: Praven/Melati Optimis Lolos Fase Grup

Aaron Chia/Soh Wooi Yik Ingin Lampaui Seniornya

Menjadi salah satu ‘kuda hitam’ di Olimpiade Tokyo 2020, Chia/Soh bertekad untuk tampil maksimal dan merebut emas Olimpiade pertama bagi tim Malaysia. Mereka ingin melampaui hasil yang diraih senior mereka, Goh V Shem/Tan Wee Kiong yang mendapat perak di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Apalagi, saat ini Chia/Soh dilatih oleh mantan pemain ganda putra Indonesia yang pernah meraih medali perunggu di Olimpiade Athena 2004 bersama Eng Hian, Flandy Limpele.

“Pelatih kami Flandy akan mendampingi kami dan memberikan petunjuk dalam menghadapi Hendra/Ahsan dan pasangan lain. Kami punya banyak dukungan,” ungkap Soh.

“Yang paling penting adalah bisa bermain di pola kami dan main dengan percaya diri. Semua tergantung dari kami. Sekarang daripada tegang, kami lebih semangat dan mencoba untuk tampil baik di Olimpiade,” lanjutnya.

Meski belum pernah berjumpa dengan Hsue/Yakura, namun di atas kertas Chia/Soh seharusnya bisa mengatasi pasangan asal Kanada tersebut. Chia/Soh kini ada di peringkat sembilan dunia, sementara Hsue/Yakura di peringkat 32 dunia.

GRANPRIZE

Berita Populer