Connect with us

Tekno Sains

Roket SpaceX Diprediksi Hantam Bulan pada 4 Maret 2022

“Selama beberapa dekade, mungkin ada 50 objek besar yang benar-benar hilang jejaknya. Ini mungkin terjadi beberapa kali sebelumnya, kami tidak menyadarinya. Ini akan menjadi kasus pertama yang dikonfirmasi,”

Diterbitkan

on

Suara Pakar - Roket SpaceX Diprediksi Hantam Bulan
ket Falcon 9, yang diluncurkan SpaceX pada tahun 2015 diprediksi akan menabrak bulan pada 4 Maret 2022. (Sumber: Sindonews)

Suarapakar.com – Roket Falcon 9, yang diluncurkan SpaceX pada tahun 2015 diprediksi akan menabrak bulan pada 4 Maret 2022.

Hal itu diungkap oleh seorang astronom Jonathan McDowell kepada BBC News baru-baru ini. Menurutnya roket tersebut masih terkatung-katung di luar angkasa setelah menyelesaikan misi yang diemban.

Hanya saja roket itu tidak mampu balik ke bumi karena kekurangan bahan bakar. Alhasil Falcon 9 terpaksa terus berada di luar angkasa.

Menurut McDowell, sejak 2015 roket telah ditarik oleh gaya gravitasi yang berbeda dari bumi, bulan dan matahari. Alhasil trek atau jalur Falcon 9 terus mengalami kekacauan.

Astronom dari Pusat Astrofisika Harvard-Smithsonian yang berbasis di Amerika Serikat itu mengatakan saat ini Falcon 9 hanya tinggal mengikuti hukum gravitasi. Parahnya saat ini jalur Falcon 9 sudah mengarah ke bulan.

https://bit.ly/kodesuarapakar

Jadi mau tidak mau roket itu akan menabrak dan meledak di bulan. Dianalisa tabrakan Falcon 9 dengan bulan akan terjadi pada 4 Maret 2022 mendatang.

“Hanya saja efeknya memang minor. Tabrakan hanya akan membuat kawah kecil di bulan,” jelas Jonathan McDowell.

Baca juga: Matahari Terlambat Terbenam di Wilayah Indonesia Akhir Januari, Ini Penyebabnya

Roket Falcon Telah Jadi Sampah Luar Angkasa

Lebih lanjut Jonathan McDowell mengatakan saat ini Falcon 9 tidak ubahnya seperti sampah luar angkasa. Pasalnya roket tersebut sama sekali tidak melakukan aktivitas apa pun.

Alhasil roket kebangaan Elon Musk itu bergabung dengan jutaan potongan sampah luar angkasa lainnya.

“Selama beberapa dekade, mungkin ada 50 objek besar yang benar-benar hilang jejaknya. Ini mungkin terjadi beberapa kali sebelumnya, kami tidak menyadarinya. Ini akan menjadi kasus pertama yang dikonfirmasi,” kata Jonathan McDowell.

Diketahui Falcon 9 yang tepatnya diluncurkan pada 22 Desember 2015 merupakan salah satu upaya SpaceX untuk membuat roket luar angkasa yang bisa digunakan kembali. Selain itu Falcon 9 merupakan upaya awal perusahaan luar angkasa berbasis di Texas, Amerika Serikat untuk bisnis perjalanan luar angkasa.

Berita Populer