Connect with us

Nasional

Puluhan Pelaku Usaha Pelanggar PPKM di Medan Jalani Sidang

“Sanksi yang diberikan berupa teguran secara tertulis dan membayar denda dengan bervariasi ada yang sampai dengan Rp300 ribu,”

Diterbitkan

on

Puluhan Pelaku Usaha Pelanggar PPKM di Medan Jalani Sidang (suara pakar)
Para pelaku usaha yang menjalani sidang Tipiring karena membuka usaha saat PPKM Darurat di Medan. (Sumber: Humas Polda Sumut)

Suarapakar.com – Puluhan para pelaku usaha yang melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Medan menjalani sidang di Gedung PKK Kota Medan Jalan Rotan Proyek Petisah, Jumat (16/7/2021).

Kabid Humas Polda Sumut Hadi Wahyudi mengatakan para pelaku usaha diberikan teguran tertulis dan denda lantaran melanggar aturan PPKM Darurat yang berlaku hingga 20 Juli 2021 mendatang. Adapun nantinya denda tersebut akan masuk ke kas daerah.

“Sanksi yang diberikan berupa teguran secara tertulis dan membayar denda dengan bervariasi ada yang sampai dengan Rp300 ribu karena terbukti melanggar PPKM Darurat, dan dendanya masuk kas daerah,” ungkapnya.

Hadi menerangkan Tim Satgas Gakkum Polda Sumut memberikan sanksi tegas itu kepada pelaku usaha yang masuk dalam kategori non esensial. Sesuai dengan aturan PPKM Darurat seluruh kegiatan non esensial harus bekerja 100 persen dari rumah.

Baca juga: Imbas PPKM Darurat, Wanita Ini Harap Warga Beli Dagangannya

Pelaku Usaha Kuliner Diwajibkan Melayani Take Away

Selain itu, para pelaku usaha kuliner seperti rumah makan dan warung kopi juga akan diberikan sanksi tegas apabila masih menerima pelanggan makan atau minum di tempat. Dalam aturan PPKM Darurat para pelaku usaha tersebut diwajibkan untuk melayani take away.

“Ketentuan sektor non esensial yang bekerja dari rumah itu berdasarkan Inmendagri Nomor 20 tahun 2021 serta Surat Edaran (SE) Nomor 443.2/6134 tahun 2021 perihal PPKM darurat yang ditandatangani oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution,” terangnya.

Hadi berharap pelaku usaha sektor non esensial tidak membuka usahanya dulu di masa PPKM Darurat berlangsung. Hal ini diupayakan untuk memaksimalkan menekan penyebaran Covid-19.

“Tujuan PPKM Darurat ini untuk menekan penyebaran Covid-19 dan membatasi mobilitas masyarakat agar pandemi segera berakhir,” tandasnya.

Reporter: Alfiansyah

GRANPRIZE

Berita Populer