Connect with us

Nasional

Propam Polri Akan Tindak Tegas Pejabat Polrestabes Medan Jika Terbukti Menerima Suap Rp 300 Juta dari Bandar Narkoba

“Saya tidak ingin mengomentari materi persidangan. Saya sudah perintahkan Karo Paminal Propam Polri untuk cek ke Kabid Propam Polda Sumut,”

Diterbitkan

on

Suarapakar.com - Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko bantah menerima uang suap dari bandar narkoba
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko bantah menerima uang suap dari bandar narkoba. (Foto: medanbisnisdaily)

Suarapakar.com – Kabar mengenai sejumlah pejabat kepolisian di Polrestabes Medan menerima uang suap senilai Rp 300 juta dari bandar narkoba menjadi perhatian Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Div Propam Polri).

Menurut pernyataan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo, pihaknya akan mengecek dan menindak serius jika hal itu benar terjadi. Ia menegaskan tidak akan pandang bulu dalam menindak tegas setiap anggota polisi, bahkan pejabat kepolisian jika terbukti bersalah.

“Saya tidak ingin mengomentari materi persidangan. Saya sudah perintahkan Karo Paminal Propam Polri untuk cek ke Kabid Propam Polda Sumut,” ujar Irjen Ferdy Sambo mengutip detik, Jumat (14/01/2022).

“Kalau benar ada nama-nama yang muncul pasti kita akan tindak tegas! Kita tak akan pandang bulu!” tegas Irjen Ferdy Sambo.

https://bit.ly/kodesuarapakar

Kabar yang beredar dari sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Medan, terungkap pejabat kepolisian di Polrestabes Medan menerima uang suap sebesar Rp 300 juta dari istri seorang bandar narkoba.

Adapun uang tersebut diduga dibagi-bagikan ke Kasat Narkoba Polrestabes Medan sebesar Rp 150 juta, hingga Kanit Narkoba Polrestabes Medan Rp 40 juta.

Nama Kapolrestabes Medan Ikut Terseret

Tak sampai disitu, nama Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko juga terseret dalam persidangan. Bahkan isunya Kombes Riko disebut menggunakan sisa uang suap Rp 75 juta untuk membeli hadiah berupa motor. Motor itu diberikan kepada seorang Babinsa TNI.

Baca Juga: Pelayanan SKCK dan SIM Disorot, Ombudsman Sumut Panggil Kapolrestabes Medan

Merespon kabar tersebut, Kombes Pol Riko Sunarko dengan tegas membantah menerima uang suap hasil perdamaian dari kasus narkoba. Ia bahkan dengan yakin menyatakan tak pernah membeli motor yang dimaksud.

“Gak ada itu, trail ga pernah beli, lagian itu kan kasus akhir Juni, kan dari tanggal saja sudah beda, kita pemberian motor awal Juni, tanggalnya saja sudah beda, jadi gak mungkin kita pakai (uang) itu,” papar Kombes Pol Riko Sunarko.

Sekedar informasi, dalam sidang beberapa waktu yang lalu dijelaskan dari Rp300 juta uang suap yang katanya berasal dari Imayanti, istri terduga bandar narkoba bernama Jusuf alias Jus, sudah dibagi-bagikan ke pejabat Polrestabes Medan.

Berita Populer