Connect with us

Olahraga

PON Papua: Kalah 1 Detik, Pelari Sumut Welman Pasaribu Raih Perak Marathon

Gulat Sumut menyisakan Febrianto Sembiring yang baru turun di Kelas 67 kg Gaya Grego yang bertanding Rabu (13/10/2021).

Diterbitkan

on

PON Papua: Kalah 1 Detik, Pelari Sumut Welman Pasaribu Raih Perak Marathon (suarab pakar)
Pelari marathon Sumut, Welman D Pasaribu (322) berlari dibelakang pelari nasional asal Jawa Barat, Agus Prayogo pada nomor marathon putra PON XX/2021 Papua di Kawasan Kuala Kencana, Mimika, Sabtu (9/10/2021) pagi. (Sumber: PB PON Papua)

Suarapakar.com – Atlet atletik Sumatera Utara Welman D Pasaribu persembahkan medali perak dari nomor marathon putra PON XX/2021 Papua di Kawasan Kuala Kencana, Mimika, Sabtu (9/10/2021) pagi.

Raihan Welman tersebut mencatatkan waktu 2 jam 33 menit, 10 detik. Catatan waktunya itu kalah hanya 1 detik dari peraih emas yang juga pelari nasional asal Jawa Barat, Agus Prayogo, yakni 2 jam 33 menit, 9 detik.

Medali perunggu diraih pelari asal Kalimantan Selatan, M Ady Saputra dengan catatan waktu 2 jam 33 menit, 19 detik. Pelari Sumut lainnya yang tampil di marathon, Firton Lumbantoruan gagal menyelesaikan lomba.

Begitu juga di nomor jalan cepat 20 kilometer putra, andalan Sumut Syafaad Tarigan gagal menyumbangkan medali. Atlet asal Karo ini harus puas berada di posisi keempat dengan catatan waktu 1 jam 41 menit, 32 detik.

Medali emas jalan cepat putra 20 km direbut Hendro dari Jawa Barat dengan catatan waktu 1 jam 35 menit, 38 detik. Medali perak direbut Bayu Prasetyo dari Yogyakarta dengan catatan waktu 1 jam 36 menit, 50 detik. Medali perunggu direbut Mursalim Bahri dari Sulawesi Barat dengan catatan waktu 1 jam 41 menit, 13 detik.

Baca juga: PON Papua: Lando dan Chandra Kalah, Biliar Sumut Tambah 2 Perak

2 Atlet Atletik Sumut ke Final, Gulat Menyisakan Febrianto

Raihan Welman ini membuat Sumut sudah merebut 1 emas dan 2 perak dari cabang atletik. Perjuangan Sumut di cabang atletik akan kembali terjadi Minggu (10/10). Dua atlet Sumut akan tampil di final. Keduanya adalah Pramoedya Sufallah di final lontar martil putra dan Nurainun Perangin-angin di final lari gawang 400 meter putri.

Sementara itu, gulat Sumut menyisakan satu pegulat, yakni Febrianto Sembiring yang baru turun bertanding Rabu (13/10) di Kelas 67 kg Gaya Grego. Ini setelah pegulat putri Sumut Heka Mayasari kalah diperebutan medali perunggu Kelas 53 kg Gaya Bebas.

Gagalnya Heka meraih medali tidak terlepas peraturan pertandingan baru yang diterapkan Panitia Pelaksana. Aturan yang mengacu kepada ketentuan Federasi Gulat Internasional ini, sebenarnya diprotes hampir seluruh kontingen.

KELASTRADING

Berita Populer