Connect with us

Kriminal

Mau Konsumsi Narkoba di Hotel, Sepasang Muda Mudi Ini Ditangkap Polisi

Pengungkapan kasus ini berkat pengembangan kasus penangkapan sepasang muda-mudi berinisial RS dan HW di Hotel Emeral Jalan Hasanuddin, Kota Pekanbaru.

Diterbitkan

on

Polsek Pekanbaru Kota (suara pakar)
Sejumlah barang bukti yang diamankan Tim Batman Polsek Pekanbaru Kota (foto : istimewa)

Suarapakar.com – Sepasang muda mudi ditangkap Polsek Pekanbaru Kota saat akan mengkonsumsi narkoba jenis sabu dan pil ekstasi di Jalan Teuku Umar, Kota Pekanbaru.

Kanit Reskrim Polsek Pekanbaru Kota, Ipda Budi Winarko mengatakan, penangkapan ini berawal dari sepasang muda mudi RS dan HW di Hotel Emeral Jalan Hasanuddin, Kota Pekanbaru.

“Tiga tersangka ini kita amankan dari pengembangan kasus tersangka RS dan HW di sebuah hotel di Jalan Hasanuddin. Dari tangan dua tersangka diamankan barang bukti 2 butir pil ekstasi,” kata Budi, Senin (1/3/2021) malam.

Selanjutnya, tim Polsek Pekanbaru Kota yang diberi nama Tim Batman ini, langsung melakukan pengembangan kasus. Dari keterangan kedua pelaku yang merupakan sepasang muda-mudi tersebut, mereka menyebut pil ekstasi diperoleh dari seseorang yang berada di Jalan Teuku Umar, Kota Pekanbaru.

Kemudian kata Budi, Tim Batman melakukan pengembangan dan meluncur ke lokasi yang disebutkan kedua pelaku tersebut.

“Hasilnya kita mengamankan seorang tersangka RD di kamar hotel nomor 607. Selain tersangka, kita juga mengamankan barang bukti 45 butir pil ekstasi warna hijau,” kata Budi.

Baca juga: Usai Viral, LN Bawa Anaknya Kabur ke Cilegon

Tim Batman Polsek Pekanbaru Kota Temukan 15,9 Gram Sabu

Tidak berhenti di sana saja, Budi menambahkan petugas kembali melakukan penggeledahan di kamar hotel tempat tersangka RB diamankan.

“Kita geledah kembali, hasilnya 15,9 gram narkoba jenis sabu ditemukan di kantong celana tersangka,” tutur Budi yang menggunakan kostum Batman.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 Jo Pasal 112 Undang-Undang Republik Indonesia tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 4 tahun penjara dan maksimal seumur hidup.

Kontributor : Zulfan Taufik

Berita Populer