Connect with us

Kriminal

Target Operasi, Polres Labuhanbatu Tembak Dua Tersangka Narkoba

“Yang bersangkutan residivis Sat Narkoba Labuhanbatu tahun 2017 , sempat mendekam 4 tahun penjara, bebas bulan April 2020,”

Diterbitkan

on

polres labuhanbatu
Kedua pelaku saat diamankan petugas (foto : istimewa)

Suarapakar.com – Sat Narkoba Polres Labuhanbatu tembak dua orang tersangka narkoba karena melawan petugas. Kedua pelaku sudah menjadi target operasi Polres Labuhanbatu.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan, melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu, mengatakan, kedua tersangka yang bernama MZ alias Zunet (31) dan HT alias Ogut (43). Keduanya warga Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu.

“Kedua pelaku merupakan kaki tangan dari bandar narkoba Firman Pasaribu atau Man Batak,” ungkap Martualesi, Senin (8/2/2021).

Penangkapan MZ dan HT  secara terpisah. MZ  berperan sebagai pengumpul hasil penjualan narkoba. Sedangkan peran HT sebagai kurir narkoba.

Baca juga: Proses Hukum Bocah Korban Pencabulan Ayah Kandung di Sergai Dinilai Lamban

Selain Tembak Tersangka, Satnarkoba Polres Labuhanbatu Amankan Barang Bukti

Dalam penangkapan MZ, polisi menyita 1 bungkus plastik klip berisi sabu seberat 10,03 gram. Serta dua unit handphone, dan sebuah pedang samurai. Sedangkan dari tangan HT petugas menangkap dan menyita dua bungkus sabu dengan berat 10,48 gram, satu unit sepeda motor, handphone dan uang tunai Rp300 ribu.

“Total barang bukti sabu 52,77 gram, Kedua tersangka saat pengembangan kasus berusaha melakukan perlawanan. Sehingga petugas terpaksa menembak keduanya,” sebut mantan Kapolsek Kutalimbaru itu.

Lebih lanjut Martualesi mengatakan MZ alias Zuned merupakan residivis kasus narkotika dan jaringan lama Man Batak.

“Yang bersangkutan residivis Sat Narkoba Labuhanbatu tahun 2017 , sempat mendekam 4 tahun penjara, bebas bulan April 2020,” jelasnya.

” Setelah keluar dari LP langsung gabung dalam sindikat narkoba itu, terhadap kedua tersangka dipersangkakan melanggar pasal 114 (2) Sub 112 (2) UU RI no.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, “tutupnya.

Reporter : Rezky Herdana

Berita Populer