Connect with us

Kriminal

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Bocah Pergi Mengaji di Bengkalis

“Setelah berbuat asusila, pelaku langsung menghabisi korban dengan menebaskan parang,”

Diterbitkan

on

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Bocah Pergi Mengaji (suara pakar)
Pelaku pembunuhan bocah pergi mengaji ditangkap polisi. (Foto: Zulfan Taufik/Suara Pakar)

Suarapakar.com – Pelaku pembunuhan seorang bocah RW (11) yang diketahui hendak pergi mengaji akhirnya ditangkap. Pelakunya adalah pria berinisial IN (48), yang juga merupakan warga sekitar.

Pembunuhan itu terjadi di Jalan Sungai Batang, Dusun Satu, Desa Sei Batang, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, pada Rabu (17/6/2021) lalu.

Sebelum dibacok, pelaku sempat melakukan perbuatan asusila (sodomi) selama lima menit terhadap korban. Usai melakukan perbuatan bejatnya, pelaku yang merasa terancam itu lalu tak segan-segan menebas korban dengan benda tajam.

Motifnya adalah pelaku takut perbuatan sodomi terhadap bocah itu terbongkar.

“Jadi pelakunya IN ini. Pelaku ini membunuh lantaran takut perbuatannya diketahui orang tua korban,” ungkap Kapolres Bengkalis, AKBP Hendra Gunawan, Jumat (9/7/2021).

Baca juga: Tak Senang Dipandangi, Dua Pemuda Aniaya Anggota Polisi

Korban Tewas Digorok Pelaku

Untuk kronologisnya, Kapolres menjelaskan bahwa sebelumnya pelaku IN bertemu dengan seorang warga berinisial U di tepi jalan Utama Ketam Putih, Kecamatan Bengkalis. Kemudian, IN menyuruh orang berinisial U itu membawa korban ke lokasi kejadian dengan iming-imingi uang Rp10 ribu.

Setelah U berhasil membawa korban, tersangka IN datang ke Jalan Sungau Batang, sekitar pukul 18.50 WIB. Selanjutnya, IN menyuruh U pergi sambil memberikan uang Rp10 ribu kepada U untuk membeli minyak sepeda motornya.

“Kamu tidak usah menjemput, biar saya yang mengantar pulang,” beber Kapolres.

Setelah U pergi, tersangka IN membawa korban RW jalan masuk beberapa meter ke semak-semak pinggir Jalan Sungai Batang (TKP).

“Disana pelaku ini melancarkan aksinya dengan cara menyodomi korban,” ujarnya.

Setelah itu, pelaku mendengar bahwa korban RW akan melaporkan perbuatan bejatnya itu kepada orang tuanya. Mendengar hal itu, IN pergi sejenak mengambil parang yang disimpannya tidak jauh dari lokasi kejadian.

Dan saat kembali IN langsung menebaskan parangnya ke arah pelipis RW.

“Setelah berbuat asusila, pelaku langsung menghabisi korban dengan menebaskan parang,” ungkap Hendra.

“Parang pelaku sudah disimpan disekitar lokasi karena pelaku sering mencari makanan ternak,” lanjutnya lagi.

Setelah ditebas pakai parang, RW sempat merintih kesakitan dan teriak minta tolong. Ketakutan suara RW terdengar oleh warga sekitar, IN kembali mengayunkan orangnya ke RW secara membabi buta, lalu menggorok leher RW tewas ditempat.

Kontributor: Zulfan Taufik

GRANPRIZE

Berita Populer