Connect with us

Peristiwa

Pesta Miras Campur Hand Sanitizer, 3 Narapidana di Blora Tewas

“Sebanyak 10 napi mabuk hand sanitizer yang diduga sudah dioplos dengan minuman keras. Akibatnya, sebanyak tiga napi meninggal serta 7 napi lainnya hingga kini dalam perawatan,”

Diterbitkan

on

Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Blora, Dedi Cahyadi saat menunjukkan hand sanitizer. (Sumber: Istimewa)

Suarapakar.com – Sebanyak 3 narapidana Rutan Kelas II B Blora, Jawa Tengah, tewas usai pesta miras campur hand sanitizer. Selain korban tewas, 7 napi lainnya harus menjalani perawatan.

Ketiga napi yang meninggal dunia tersebut masing-masing berinisial S, RA dan MA. Ketiga korban merupakan warga Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Blora, Dedi Cahyadi mengatakan, peristiwa bermula saat petugas membagikan hand sanitizer kepada para tahanan dalam rangka pencegahan penyebaran virus Covid-19. Namun, disayangkan hand sanitizer yang dibagikan para petugas itu disalahgunakan oleh sejumlah napi.

“Sebanyak 10 napi mabuk hand sanitizer yang diduga sudah dioplos dengan minuman keras. Akibatnya, sebanyak tiga napi meninggal serta 7 napi lainnya hingga kini dalam perawatan,” kata Dedi, melansir Kumparan.com, pada Jumat (25/6/2021).

Dari keterangan Dedi sendiri menyebutkan, para napi pesta miras dilakukan pada Rabu (23/6/2021) malam. Mereka melakukan pesta miras dengan memanfaatkan kelengahan petugas pada Rutan Kelas II B Blora. Dedi bahkan menyebut, aksi para napi terbilang nekat karena berpesta minuman keras dicampur dengan hand sanitizer.

“Peristiwa ini bisa terjadi karena ulah narapidana yang menyalahgunakan pembagian obat-obatan kesehatan untuk penanggulangan Covid-19, yaitu vitamin dan hand sanitizer,” tandas Dedi Cahyadi.

Baca Juga: Minum Nutrisari Campur Disinfektan, 1 Napi Wanita di Denpasar Tewas

3 Napi Tewas Usai Menjalani Perawatan di Rumah Sakit

Dedi menambahkan, usai berpesta miras, petugas kemudian membawa 3 napi dalam kondisi parah ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Satu orang napi dibawa ke RS Muhammadiyah Blora dan 2 orang napi dibawa ke RSUD Rembang. Namun, pada Kamis (24/6/2021) malam, nyawa ketiga napi tadi tidak bisa tertolong.

“Para napi tadi menyalahgunakan hand sanitizer yang botol kecil berukuran 100 mili dicampur dengan minuman lain. Akibatnya, 3 napi tak bisa diselamatkan. Tapi 7 orang rekannya dalam kondisi baik. 3 orang masih menjalani perawatan di dalam rutan dan uang lainnya hanya bergejala ringan,” sebut Dedi.

Pasca peristiwa ini, aparat kepolisian dari Polres Blora masih menyelidiki kasus keracunan miras tersebut. Polisi telah memintai keterangan kepada para saksi dan membawa sejumlah barang bukti.

GRANPRIZE

Berita Populer