Connect with us

MotoGP

Pergi dari Yamaha, Zarco Sebut Vinales Kurang Bersyukur

“Satu hal yang pasti, dia tidak sadar betapa beruntungnya dia dengan apa yang sudah dimilikinya saat ini (berada di tim Yamaha),”

Diterbitkan

on

Zarco Sebut Vinales Kurang Bersyukur (suara pakar)
Pembalap MotoGP Maverick Vinales dan Johann Zarco. (Sumber: Motosport)

Suarapakar.com – Pembalap asal Spanyol Maverick Vinales dikabarkan akan pergi dari tim Monster Energy Yamaha di pengujung musim 2021 nanti. Sontak, hal itu membuat pembalap Pramac Ducati, yakni Johann Zarco cukup kaget mendengar keputusan Vinales itu.

Zarco tak menyangka Vinales pergi dari salah satu tim pabrikan terbaik di MotoGP saat ini. Apalagi mengingat sebenarnya kontrak pembalap berjuluk Top Gun itu masih ada setahun lagi, alias baru berakhir di akhir MotoGP 2022 bersama Yamaha.

“Sulit untuk mengatakan apakah Vinales telah membuat keputusan yang tepat atau tidak dengan pergi (dari Yamaha),” kata Zarco, dikutip dari Motorsport, Rabu (30/6/2021).

Zarco berkata seperti itu karena ia merasa secara langsung bahwa keputusan pindah dari tim pabrikan terkadang bukanlah hal yang tepat, terlebih jika pindah ke tim yang justru jauh lebih buruk. Sebab pada MotoGP 2019, Zarco pernah mengambil keputusan pergi dari KTM Red Bull karena merasa tim tersebut tak bisa memberikannya kemenangan, bahkan menempati pole pun dirasanya sulit.

Pada saat itu Zarco memilih mencoba peruntungan bergabung dengan LCR Honda pada tiga balapan terakhir MotoGP 2019. Namun hasilnya justru buruk dan tidak lebih baik dari saat dirinya masih bersama KTM. Kini sejak musim 2020 KTM justru menjelma sebagai tim pabrikan yang cukup diperhitungkan.

“Ketika saya pergi dari KTM, pada saat itu saya tidak bisa finis di podium maupun meraih pole position,” ungkap Zarco.

Menurut Zarco, keputusan yang diambil Maverick Vinales benar-benar terlalu berani. Ia malahan merasa rekan setim Fabio Quartararo itu kurang merasa bersyukur karena berada di tim yang kuat seperti Yamaha.

“Satu hal yang pasti, dia tidak sadar betapa beruntungnya dia dengan apa yang sudah dimilikinya saat ini (berada di tim Yamaha),” kata pembalap asal Prancis itu.

Baca juga: Tak Berkembang di Yamaha, Maverick Vinales Pilih Hengkang

Vinales Dikabarkan Merapat Dengan Aprilia

Tragisnya lagi, Zarco mendengar Vinales justru dikaitkan bakal bergabung dengan Aprilia di MotoGP 2022 mendatang. Tentunya secara kualitas motor dan teknisi, Yamaha jauh lebih unggul ketimbang Aprilia.

Vinales pun disebutkan hengkang dari Yamaha karena merasa di tim tersebut dia tak bisa memaksimalkan potensi dirinya. Gara-gara hal itu, Vinales pun tak bisa menjadi juara dunia meski sudah berada di Yamaha selama empat tahun.

Alasan yang disampaikan Vinales itu justru membuat Zarco semakin heran dengan keputusan rider asal Spanyol tersebut.

Namun, Maverick Vinales secara tegas membantah kabar tersebut. Vinales mengaku mau berlibur sejenak di musim panas ini dan barulah memikirkan masa depannya di MotoGP.

“Tidak, itu tidak benar (jawaban Vinales saat ditanyai soal rumor bergabung ke Aprilia),” kata Vinales, dikutip dari Motorsport, Selasa (29/6/2021).

“Untuk sekarang ini, saya mau pergi liburan musim panas dan kita lihat saja nanti (terkait keputusan ke mana Vinales di MotoGP 2022),” tambah pembalap asal Spanyol tersebut.

GRANPRIZE

Berita Populer