Connect with us

Kriminal

Penganiaya Ojol di Medan Petisah Ditangkap, Tak Senang Pacar Diteror

“Korban sama pelaku saling kenal, dimana korban merupakan perkerja dari si pelaku. Jadi pelaku tidak senang karena korban sering menteror pacar pelaku,”

Diterbitkan

on

Penganiaya Ojol di Medan Petisah Ditangkap, Tak Senang Pacar Diteror (suara pakar)
Kedua pelaku saat diamankan di Polsek Medan Baru. (Foto: Dokumentasi Polisi/Alfiansyah)

Suarapakar.com – Pelaku penganiaya ojek online (Ojol) di sebuah ruko di Jalan Mistar, Kecamatan Medan Petisah berhasil ditangkap. Kedua pelaku merupakan mantan bos korban diringkus polisi.

Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Irwansyah Sitorus membenarkan hal tersebut. Kedua pelaku yakni, Bintang Drajat (20) warga Jalan Jorong Tuah Sakato Kelurahan Sawah Tengah Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat dan Syafri Syahputra MRG, (26) warga Jalan Selindit Lingkungan VI Kelurahan Beting Kuala Kapias Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjung Balai.

“Kedua pelaku penganiayaan sudah diamankan,” ungkapnya, Selasa (29/6/2021).

Ia menjelaskan, peristiwa penganiayaan ini terjadi pada, Rabu (23/6/2021) lalu. Dan kejadian itu sempat terekam kamera dan beredar di media sosial (Medsos).

Saat itu, korban dijemput oleh pelaku dari rumahnya di Jalan Amaliun, Kecamatan Medan Area. Dan dibawa ke Jalan Darussallam, Kecamatan Medan Petisah.

“Sesampai jalan itu pelaku berhenti. Ketika korban bertanya mengapa berhenti, pelaku langsung memukul korban di bagian pelipis mata, badan korban. Kemudian setelah itu pelaku memborgol kedua tangan pelapor dan membawa korban ke Jalan Mistar, Medan Petisah tepatnya di sebuah ruko,” katanya.

Baca juga: Percobaan Pembunuhan Wartawan di Binjai, Polisi Tangkap 4 Pelaku

Korban Disekap dan Dipukuli Dalam Ruko

Irwansyah menuturkan, setibanya di dalam Ruko, pelaku langsung menyekap korban di dalam rukonya dan memukulinya sehingga mengalami luka memar dan bengkak di bagian pelipis mata sebelah kiri, dan luka memar di bagian lengan sebelah kiri.

Atas kejadian tersebut korban pun langsung melaporan kejadian itu ke Polsek Medan Baru.

“Setelah menerima laporan korban, kedua pelaku diamankan, keduanya dikenakan Pasal 328 dan atau Pasal 333 ayat (1) dan (4) KHUPidana,” sebutnya.

Kepada polisi, pelaku merasa kesal terhadap korban, lantaran ia dianggap telah meneror pacar pelaku.

“Korban sama pelaku saling kenal, dimana korban merupakan perkerja dari si pelaku. Jadi pelaku tidak senang karena korban sering menteror pacar pelaku dengan mengatakan kau berhati-hati, pacarmu sedang sendiri di rumah,” pungkas Irwansyah.

Reporter : Alfiansyah

GRANPRIZE

Berita Populer