Connect with us

Kriminal

Penemuan Mayat di Tanjung Selamat, Korban Sempat Didatangi 2 Pria

“Kata ibu memang kenal orangnya yang datang. Cuma pertama kali dia datang sendirian, datang kedua kalinya dia bawa abangnya dan membawa besi panjang,”

Diterbitkan

on

Rumah korban di Jalan Seroja Raya Gang Fajar, Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan. (Foto: Alfiansyah/Suara Pakar)

Suarapakar.com – Kasus penemuan mayat pria di lahan kosong Jalan Seroja Raya, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, pada Selasa (6/7/2021) terdapat fakta baru.

Diketahui, sebelum ditemukan tewas korban Joel Hamdani alias Dani (33) sempat didatangi oleh dua orang pria. Hal itu disampaikan oleh kakak korban Novita Sari (38).

Dijumpai di kediamannya di Jalan Seroja Raya, Kelurahan Tanjung Selamat, ia mengatakan adiknya sempat didatangi dua pria yang diduga sebagai pelaku. Kedatangan keduanya menanyakan perihal sepeda motor Honda Beat yang hilang dibawa adiknya.

“Sebelumnya memang adik saya ada bermasalah yang dia bawa motor orang itu motor Beat. Cuma memang tadi malam ada yang datang jam 10 (22.00 WIB). Satu orang pria menanyakan sepeda motornya belum kembali,” ungkapnya.

“Dia datang untuk menanyakan kabar adik saya. Saya bilang tidak tahu karena beberapa hari ini dia tidak pulang ke rumah kami tidak tahu kabarnya sekarang. Kenapa rupanya saya tanya, motor saya dibawa Dani bu alasannya katanya disuruh ibu sama bapak,” sambungnya.

Novita menjelaskan, kemudian si pria tersebut kembali datang membawa abang pria itu dan membawa sebuah besi panjang.

“Kata ibu memang kenal orangnya yang datang. Cuma pertama kali dia datang sendirian, datang kedua kalinya dia bawa abangnya dan membawa besi panjang. Tapi saya tidak tahu namanya pun tidak sempat bertanya juga,” katanya.

Dia menduga, bahwa orang yang mencari adiknya tadi malam adalah terduga pelaku yang menganiaya adiknya hingga tewas.

“Terus saya bilang saya memang tidak tahu dia sekarang dimana, carilah kalaupun ketemu bawa dia, seretlah dia ke pihak yang berwajib, kan ada polisi. Saya tidak tahu siapa orangnya, cuma janganlah bertindak sewenang-wenang karena ada yang berwajib jangan bersikap sesuka hati,” ucap Novita.

Lebih lanjut, Novita menyebutkan bahwa awalnya mereka mendapatkan kabar bahwa dirinya sempat mendapatkan firasat melalui mimpinya.

“Saya terkejut, tadi malam saya sempat mimpi didatangin dia saya nangis. Cuma saya enggak berpikir kok ada apa nangis saya enggak tahu dari mimpi saya ini apa maksudnya,” ucapnya

Ia mengungkapkan, bahwa keluarga mendapat kabar kematian adiknya pada pukul 07.00 WIB saat ada warga yang mengetuk pintunya.

“Tadi pagi jam 7 saya buka pintu ada tetangga ngabarin. Kak didekat sana ada mayat laki-laki katanya. Jadi saya suruh tetangga saya lihat ke sana jadi katanya saya enggak berani kak. Lalu saya suruh ajalah adik mamak saya lihat ke sana. Jadi dilihat, rupanya memang betul itu jasad adik saya,” katanya sambil meneteskan air mata.

Keluarga mengaku mengenali korban meskipun wajahnya sudah penuh dengan luka dan lebam.

“Dikenali, meskipun ada luka-luka lebam di wajah dan di kepalanya, badannya udah habis lebam. Masih kami kenal itu jasad adik saya,” ungkapnya.

Baca juga: Mayat Pria Ditemukan di Tanjung Selamat, Wajah Penuh Luka Lebam

Mayat di Tanjung Selamat, Korban Sudah Seminggu Tak Pulang

Ia menuturkan, setelah mengetahui kebenaran adiknya yang tewas, ibunya langsung histeris menjerit memanggil nama Dani.

“Kami syok, ibu pun langsung menjerit histeris memanggil nama adik saya “dani dani dani dan dani”. Bapak udah enggak bisa ngapa-ngapai di atas kondisi bapak sekarang dalam keadaan sakit, habis operasi,” tuturnya.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan bahwa adiknya sudah pergi dari rumahnya sejak seminggu lalu tepatnya pada 27 Juni 2021 lalu. Novita menjelaskan itu terakhir kalinya melihat adiknya sebelum meninggal.

“Tidak ada, seminggu ini memang dia tidak ada pulang kerumah. Jadi gitu dengar kabar dia udah seperti ini tidak ada bernyawa lagi. Sudah seminggu dicari tidak ketemu. Jadi orang tidak berhenti-henti datang ke rumah kami mencari adik kami, rupanya mendengar kabar seperti ini dari keluarga,” pungkas Novita.

Reporter : Alfiansyah

GRANPRIZE

Berita Populer