Connect with us

Kriminal

Pemuda Tewas Dibunuh Pasutri, Korban Digantung Seolah-Olah Bunuh Diri

“Kedua pelaku mengangkat dan membawa korban ke rumah korban dan membuat seolah-olah korban meninggal dunia karena gantung diri bukan karena dianiaya,”

Diterbitkan

on

Pemuda Tewas Dibunuh Pasutri, Korban Digantung Seolah-Olah Bunuh Diri (suara pakar)
Kedua pelaku saat diamankan. (Foto: Polres Tebingtinggi)

Suarapakar.com – Seorang buruh harian lepas di Tebingtinggi tewas ditangan pasangan suami (Pasutri). Usai membunuh korbannya, pasangan pasutri ini membuat skenario seolah-olah korban tewas karena gantung diri.

Kasubbag Humas Polres Tebing Tinggi, Iptu Agus Arianto mengatakan, bahwa kejadian tersebut terjadi pada Rabu (30/6/2021) malam. Kedua pelaku pasutri Heri Juana alias Kajon (51) dan Susilawati, warga Jalan Deblod Sundoro, Kelurahan Deblod Sundoro, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi.

Kedua pelaku mendatangi rumah korban bernama Lukman Hakim Lubis alias Tompel (28) warga Dusun X Desa Paya Pinang, Kecamatan Tebing Tinggi, Serdang Bedagai. Kajon dan korban terlibat perkelahian dan dilerai warga yang dilatarbelakangi sakit hati.

“Pada saat keduanya (korban dan pelaku) berkelahi, warga yang melihat mereka pun melarainya,” ucap Agus.

Setelah dilerai, kata Agus, pelaku kemudian pergi dari rumah korban dan mengambil linggis. Sedangkan, istri pelaku pulang ke rumahnya.

“Tidak lama kemudian, keduanya (pelaku) datang ke rumah korban lagi. Di sana (rumah korban), mereka bertemu dengan korban dan langsung memukul dada dan kepala korban dengan linggis,” terangnya.

Penganiayaan tersebut membuat Tompel tidak bergerak lagi di belakang rumahnya tepat di ladang ubi. Kedua pelaku yang memastikan korban telah tewas kemudian mereka membawa ke rumahnya dan membuat skenario bahwa Tompel tewas gantung diri.

“Kedua pelaku mengangkat dan membawa korban ke rumah korban dan membuat seolah-olah korban meninggal dunia karena gantung diri bukan karena dianiaya,” jelas Agus.

“Usai melakukan aksinya itu, kedua pelaku pergi meninggalkan rumah korban,” sambungnya.

Kemudian, pada Kamis (1/7/2021) sekitar pukul 15.00 WIB, tetangga korban melihat jasad Tompel tewas tergantung. Warga kemudian melapor ke polisi.

“Polres Tebingtinggi kemudian melakukan penyelidikan. Akhirnya didapati informasi jika pelakunya adalah Heri dan Susilawati. Keduanya kemudian berhasil ditangkap petugas,” ujar Agus.

Barang bukti linggis yang digunakan pelaku untuk membunuh korban. (Sumber: Humas Polres Tebing Tinggi)

Baca juga: Otak Pembunuh Pedagang Emas di Jayapura Ternyata Istri Sendiri

Motif Pasutri Bunuh Karena Istri Berselingkuh

Agus mengatakan, motif pembunuhan ini adalah perselingkuhan. Sang suami, Kajon mengetahui istrinya, Susilawati berselingkuh dengan korban. Ia pun mendatangi korban dan menanyakan hal tersebut.

“Kedatangan pelaku itu, untuk menanyakan kebenaran informasi bahwa korban ada berhubungan dengan istrinya Susilawati dan korban membenarkannya,” katanya.

Atas perbuatannya, kedua pelaku terancam Pasal 338 subsider 353 Ayat 3 subsider 351 Ayat 3 KUHP. “Ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” tegas Agus.

Reporter: Jafar Wijaya

GRANPRIZE

Berita Populer