Connect with us

Kriminal

Pemred Media Online di Gorontalo Dibacok OTK, Ini Kronologinya

“Identitas pelaku saat ini sudah ada titik terang atau pun sudah bisa digambarkan dan malam ini akan dilakukan pengejaran,”

Diterbitkan

on

Jeffry Rumampuk saat mendapatkan perawatan di rumah sakit (Sumber: Istimewa).

Suarapakar.com – Kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi. Kali ini menimpa Pemred media online di Gorontalo, Jeffry Rumampuk. Pemimpin Redaksi (Pemred) Butota.id itu dibacok orang tak dikenal (OTK) saat mengendarai sepeda motor bersama istrinya, pada Jumat (25/6/2021) sore.

Peristiwa bermula, saat korban sedang berkendara dengan istrinya di Jalan Raya Eyato, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Tiba-tiba, dua orang pelaku yang tak dikenalnya dengan mengendarai motor langsung membacok tangan sebelah kanan korban, kemudian langsung kabur.

Korban yang mendapat luka bacokan, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Otanaha selanjutnya dirujuk ke RS Aloe Saboe. Korban sendiri tidak mengenal para pelaku karena menggunakan masker.

Belum diketahui motif dari pembacokan tersebut. Saat ini Polres Gorontalo Kota sedang memgusut tuntas kasus kekerasan terhadap jurnalis tersebut.

“Petugas sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi,” ujar Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Suka Irawanto, melansir Okezone.com, Sabtu, (26/6/2021).

Baca juga: Gara-Gara Rumput, Pria di Lombok Tebas Tetangga Hingga Tewas

Bentuk Tim Khusus Kejar Pelaku Pembacokan

Dia mengungkapkan, bahwa pihaknya atas perintah Kapolda, Polres Gorontalo dan Polda telah membuat tim untuk melakukan penyelidikan kepada pelaku.

“Identitas pelaku saat ini sudah ada titik terang atau pun sudah bisa digambarkan dan malam ini akan dilakukan pengejaran,” jelas Suka.

Dia mengatakan, Kapolda telah memerintahkan seluruh Polres dan Polsek jajaran untuk memberantas setiap aksi premanisme yang meresahkan masyarakat. Dimana hal itu bertujuan untuk memberikanj efek jera bagi para preman.

Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan hotline 110 ketika mendapatkan aksi premanisme. Layanan tersebut tersedia 24 jam bagi masyarakat.

“Masyarakat tetap tenang tidak perlu khawatir dengan aksi premanisme. Kami akan berikan bantuan maksimal kepada warga,” pungkasnya.

GRANPRIZE

Berita Populer