Connect with us

Kriminal

Pemred Lassernewstoday Dibunuh Karena Minta Jatah 2 Pil Ekstasi Setiap Hari

“(Korban) per harinya meminta dua butir ekstasi. Dengan asumsi satu pil ekstasi seharga Rp200.000, maka korban meminta Rp12 juta dalam sebulan,”

Diterbitkan

on

Pemred Lassernewstoday Dibunuh Karena Minta Jatah 2 Pil Ekstasi Setiap Hari (Suara pakar)
Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra saat memaparkan kasus penembakan wartawan yang di gelar di Polres Siantar, Kamis (24/6/2021). (Sumber: Istimewa).

Suarapakar.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Panca Simanjuntak mengatakan, adapun motif penembakan yang direncanakan oleh S (57) pemilik Ferrari Bar dan Resto lantaran korban Mara Salem Harahap alias Marsal Pemimpin Redaksi (Pemred) Lassernewstoday.com, meminta jatah 2 butir pil ekstasi perhari.

Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers mengungkap tersangka kasus penembakan Marsal yang berlangsung di Mapolres Simalungun, Kamis (24/6/ 2021) sore.

“(Korban) per harinya meminta dua butir ekstasi. Dengan asumsi satu pil ekstasi seharga Rp200.000, maka korban meminta Rp12 juta dalam sebulan,” ungkapnya.

Panca menuturkan, selanjutnya S pun kian merasa resah serta sakit hati terhadap korban hingga berujung pada perencanaan penembakan untuk memberikan pelajaran.

Lanjutnya, S kemudian memerintahkan seorang Staf Humas Ferrari Bar dan Resto berinisial YFP (31) untuk membeli senjata api buatan Amerika seharga Rp15 juta. Dan meminta seorang pelaku yang saat ini masih dalam pengejaran sebagai eksekutor berinisial A merupakan oknum TNI.

“Kemudian S meminta kepada A seorang oknum TNI untuk mengeksekusi korban bersama YFP. Sebagai imbalannya S memberikan uang senilai Rp10 juta kepada A,” ujarnya.

Baca juga: Pelaku Penembakan Wartawan Media Online di Sumut Ditangkap

Polisi Masih Mengamankan 2 Pelaku

Seperti diketahui saat ini pihak kepolisian baru mengamankan dua orang pelaku penembakan Mara Salem Harahap yakni pemilik Ferrari Bar dan Resto berinisial S (57) dan YFP (31) yang bekerja sebagai humas di tempat hiburan malam tersebut. Sementara satu orang lainnya yang masih dalam pengejaran berinisial A yang merupakan oknum prajurit TNI.

Panca mengatakan penangkapan kedua tersangka dilakukan setelah pihaknya memeriksa rekaman kamera CCTV dan sejumlah alat bukti lainnya.

“Setelah mengumpulkan alat bukti CCTV dan alat bukti lainnya, kami berhasil mengungkap dan menangkap 2 orang tersangka yakni YFP (31) dan S (57),” katanya.

Video Kapolda Sumut Ungkap Pengungkapan Kasus Penembakan Wartawan

Reporter : Jafar Wijaya

GRANPRIZE

Berita Populer