Connect with us

Nasional

Pemerintah Buka Peluang Tak Larang Mudik Lebaran Jika Covid-19 Terkendali

“Jika kasus mereda di Maret, tergantung daerahnya masuk ke PPKM levelisasi. Dan jangan sampai Omicron masuk ke desa-desa di pedalaman. Dan mudik tidak dilarang, yang dilarang adalah pergerakan manusia yang meningkatkan penularan,”

Diterbitkan

on

Ilustrasi mudik lebaran. (Foto: Jambi Link)

Suarapakar.com – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyebut ada peluang pemerintah tidak mengeluarkan larangan mudik Idulfitri pada Mei 2022 apabila jumlah penyebaran kasus Covid-19 di Indonesia mulai kondusif dan terkendali sepanjang Maret-April nanti.

Kabid Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19, Alexander K. Ginting mengatakan, nantinya aturan setiap daerah tetap akan mengikuti level pada regulasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Jika kasus mereda di Maret, tergantung daerahnya masuk ke PPKM levelisasi. Dan jangan sampai Omicron masuk ke desa-desa di pedalaman. Dan mudik tidak dilarang, yang dilarang adalah pergerakan manusia yang meningkatkan penularan,” kata Alex dikutip dari cnnindonesia, Kamis (10/2/2022).

Adapun untuk mewujudkan pelandaian kasus Covid-19, Alex meminta warga dan pemerintah untuk tetap bersinergi mengendalikan pandemi Covid-19 di Indonesia melalui empat strategi. Apalagi saat ini, Indonesia tengah berhadapan dengan serangan dari varian SARS-CoV-2 B.1.1.529 atau Omicron.

Adapun empat strategi yang dimaksud Alex yakni penerapan protokol kesehatan Covid-19, penegakan upaya surveilans 3T yang berupa testing, tracing, dan treatment.

Hal lain agar mudik tidak dilarang, yakni program vaksinasi nasional, dan patuh pada aturan perawatan melalui isolasi terpusat yang disediakan pemerintah daerah setempat apabila terpapar Covid-19.

“Jadi mereka yang kontak erat, bergejala, yang sakit dilacak. Mereka yang positif digeser ke isolasi terpusat, mereka yang sakit sedang di rujuk ke rumah sakit,” ujar Alex.

Baca juga: Vaksin Merah Putih Diklaim Sebagai yang Pertama Bersertifikat Halal

Menkes Optimis Indonesia Mampu Lewati Gelombang 3 Covid-19 pada Maret 2022

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengaku optimistis Indonesia mampu melewati gelombang ketiga akibat lonjakan kasus Covid-19 pada akhir Februari atau awal Maret mendatang. Gelombang ketiga kali ini merupakan dampak dari mutasi dan transmisi varian Omicron di Indonesia.

Budi sekaligus mengkonfirmasi bahwa gelombang ketiga Covid-19 sudah terjadi di Indonesia, ditandai dengan melonjaknya puncak kasus harian di provinsi seperti DKI Jakarta, Banten, hingga Bali yang telah melebihi puncak pada gelombang dua pada Juli 2021 lalu akibat varian Delta.

Berita Populer