Connect with us

Nasional

Pemberlakuan PPKM Darurat, Kapolda Sumut Tegur Sejumlah Perwira

“Di depan kantormu ke sana itu, dia tutup tapi buka, mana kasat Sabhara kau bisa dengar nggak. Masa di dekat kantor kita ada yang buka tempat usaha,”

Diterbitkan

on

Pemberlakuan PPKM Darurat, Kapolda Sumut Tegur Sejumlah Perwira (suara pakar)
Suasana saat rapat di Pos Unit Turjawali Satlantas Polrestabes Medan di Jalan Bukit Barisan, Kota Medan. (Foto: Alfiansyah/Suara Pakar))

Suarapakar.com – Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak tegur sejumlah perwira jajarannya, terkait Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Medan.

Peneguran ini dilakukan saat menggelar rapat di Pos Unit Turjawali Satlantas Polrestabes Medan di Jalan Bukit Barisan, Kota Medan, Rabu (14/7/2021).

Rapat tersebut dipimpin Kapolda Sumut Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak, dihadiri sejumlah perwira kepolisian, yakni Dir Polda Sumut, Kapolrestabes Medan, Kasat Polrestabes Medan dan sejumlah kapolsek jajaran Polrestabes Medan.

“Di depan kantormu ke sana itu, dia tutup tapi buka. Mana Kasat Sabhara, kau bisa dengar nggak. Masa di dekat kantor kita ada yang buka tempat usaha,” tegur Panca kepada anggotanya.

Ia menegaskan kepada anggota, agar tetap terus melakukan patroli dan menutup tempat usaha yang sifatnya non esensial, seperti warung makan, cafe, bengkel, toko elektronik dan sebagainya.

“Kasat Sabhara kau tinggal jalan patroli, Kapolsek kau liat itu rumah makan masih ada enggak kursinya situ, suruh angkat kursinya. Yang beli harus bungkus, kenapa dikasih begitu agar ekonomi bisa tetap berjalan,” katanya.

Panca juga mengingatkan kepada para Kapolsek, yang polseknya ada lokasi pasar agar mengingat para pengunjung untuk membatasi kegiatan sebanyak 50 persen, selama PPKM Darurat Kota Medan berlangsung.

“Pasar, masih boleh buka enggak. Boleh. Tapi kapasitas 50 persen. Apa kau sudah patroli pasar dengan kawan-kawan Satpol PP. Siapa kapolsek yang punya pasar di wilayahnya. Saya ke pasar Simpang Limun, tidak ada pos saya lihat di sana,” geram Panca.

Selain itu, ia menjelaskan alasan mengapa kota Medan saat ini menjadi PPKM Darurat, karena ketersediaan tempat tidur dirumah sakit yang semakin minim.

Baca juga: PPKM Darurat Kota Medan Mulai Berlaku Penuh, Ini Titik Pengalihan dan Penyekatan

Minta Kapolsek Pantau Wilayah Masing-Masing

Panca juga mengingatkan kepada anggotanya agar bisa bekerjasama dengan pihak rumah sakit atas ketersedian tempat tidur.

“Yang sebelumnya kita rendah jadi kalau rendah artinya masih banyak tapi kalau tinggi tempat tidurnya berkurang. Kau catat ini Reserse, semuanya karena tugas mu itu makanya saya minta semua rumah sakit harus bergandengan tangan menambah ketersediaan tempat tidur,” katanya.

“Baik itu tempat tidur isolasi pasien Covid, maupun tingkat tempat tidur yang berkaitan dengan pelaksanaan pengamanan darurat pasien Covid ICU,” tambahnya.

Kapolda juga memerintahkan anggotanya agar bertemu dengan pihak rumah sakit terkait, untuk membahas ketersediaan tempat tidur untuk pasien.

“Saya ingatkan kepada Reserse, kumpulkan kepala rumah sakit semuanya,” tegas Panca.

Reporter: Alfiansyah

GRANPRIZE

Berita Populer