Connect with us

Kriminal

Pelaku Pungli di Kampung Lalang Ditangkap, Tusuk Korban Dengan Paku

Pelaku juga menusuk bagian kaki sebelah kiri korban dengan menggunakan paku payung sebanyak 3 kali.

Diterbitkan

on

Pelaku Pungli di Kampung Lalang Ditangkap, Tusuk Korban Dengan Paku (suara pakar)
Pelaku saat diamankan di kantor polisi. (Foto: Alfiansyah/Suarapakar)

Suarapakar.com – Polisi berhasil menangkap Embang (32), pelaku pungli di Jalan Gatot Subroto, Simpang Kampung Lalang, Kelurahan Cinta Damai, Medan Helvetia. Tidak hanya memeras, pelaku juga menusuk korbannya dengan paku.

Kanit Reskrim Polsek Medan Helvetia, Iptu Zuhatta Mahadi, membenarkan penangkapan terhadap warga Kabupaten Aceh Besar tersebut.

Kronologi kejadian bermula saat korban Sinton Manalu dan rekannya berada di Jalan Gatot Subroto, Simpang Kampung Lalang usai turun dari angkot Aceh, pada 5 Juni 2021 lalu.

Kemudian korban Sinton dan rekannya Lambok Sianipar naik angkot KPUM 65 tujuan Tembung untuk pulang ke rumah.

“Lalu tiba-tiba pelaku Embang dan R (DPO) mendatangi keduanya sembari meminta ongkos,” kata Zuhatta dalam konferensi pers di Polsek Medan Helvetia, Kamis (24/6/2021).

Lantaran yang meminta ongkos bukan sopir angkot, korban kemudian menanyakannya kepada kedua pelaku. Pelaku yang tidak senang, kemudian memaksa korban untuk memberikan ongkos angkot tersebut.

“Saat korban memberikan ongkos Rp10 ribu. Pelaku malah meminta lebih dan tangan pelaku langsung masuk ke dalam tas korban untuk mencari uang. Pelaku berhasil mendapatkan uang milik korban sebanyak Rp20 ribu,” sebut Zuhatta.

Tidak hanya itu, tambah Zuhatta, pelaku langsung melakukan pemukulan ke bagian leher korban Sinton sebanyak dua kali. Bahkan, pelaku juga menusuk kaki sebelah kiri korban dengan menggunakan paku payung sebanyak 3 kali.

“Kemudian para pelaku langsung pergi. Lalu korban melaporkan kejadian tersebut,” ucap Zuhatta.

Baca juga: Diancam Pakai Pistol, Warga Percut Sei Tuan Laporkan 6 Pria ke Polisi

Pelaku Beraksi Dalam Keadaan Mabuk

Mendapat laporan korban, Polsek Medan Helvetia kemudian melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil menangkap pelaku Embang.

“Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya dan sudah sering melakukan aksi yang sama. Namun, satu pelaku lain berinisial R masih dalam pengejaran,” pungkasnya.

Kepada petugas, pelaku Embang mengaku melakukan aksi pemerasan dan penusukan kepada korban dalam keadaan mabuk, dan sudah dua kali beraksi.

“Sudah dua kali, dapatnya Rp30 ribu bagi dua sama kawan satu lagi. Saya di angkot yang berbeda. Enggak hanya paku pakai yang lain juga, lagi mabuk di situ bang,” ucapnya.

Reporter : Alfiansyah

GRANPRIZE

Berita Populer