Connect with us

Kriminal

Pelaku Pencurian Rumah Anggota Polisi di Medan Helvetia Ditembak

Setelah adanya laporan dari korban pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan mengejar para pelaku serta menangkap pelaku.

Diterbitkan

on

Pelaku Pencurian Rumah Anggota Polisi di Medan Helvetia Ditembak (suara pakar)
Para pelaku pada saat diamankan di Polsek Medan Helvetia. (Foto: Alfiansyah)

Suarapakar.com – Bobol rumah dan curi senjata anggota polisi di Jalan Istiqomah, Gang Rukun, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia. Satu dari tiga orang pelaku ditembak polisi, karena melawan pada saat diamankan.

Ketiga pelaku yakni berinisial, YAP (33), JH (31) keduanya merupakan tetangga korban yang tinggal di Jalan Istiqomah, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia dan seorang penadahnya NR (28) warga Jalan Karya, Kecamatan Medan Barat.

Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Perdamean Hutahean mengatakan ketiganya diamankan setelah melakukan pembobolan disalah satu rumah, milik seorang anggota Polairud Polda Sumut bernama Rudi, pada Kamis (24/6/2021) dinihari.

“Awal mula kejadian, saat itu korban terbangun karena mendengar suara bising sepeda motor, kemudian korban melihat pintu depan rumah korban sudah terbuka,” ungkapnya saat konferensi pers di Polsek Medan Helvetia, Rabu (30/6/2021).

Ia menjelaskan, korban yang melihat pintunya telah terbuka langsung memeriksa keadaan rumahnya.

Setelah diperiksa, ternyata pelaku telah mengambil satu buah tas sandang warna hitam yang berisi senjata api dinas beserta amunisinya dan satu handphone milik korban yang diletakkannya di ruang tamu.

“Korban ini kebetulan anggota Polri, kebetulan senjata itu senjata dinas. Senjata ini sudah kita serah terimakan kepada anggota dan ada surat terimanya untuk pinjam pakai,” katanya.

Perdamean menceritakan kronologi kejadian, para pelaku ini merencanakan aksi pencurian tersebut sehari sebelumnya yakni ,pada Rabu (23/6/2021). Pada saat itu pelaku YAP mendatangi JH dirumahnya. Kemudian mereka sepakat untuk melakukan pencurian dirumah korban.

Lalu, pelaku JH dan YAP pergi menuju rumah korban. Setibanya dilokasi pelaku JH mencongkel jendela rumah korban dan membuka pintu rumahnya yang kebetulan kuncinya berasa dipintu.

“Kemudian setelah pintu terbuka pelaku YAP masuk dan mengambil tas milik korban, kemudian tersangka YAP mengambil senjata api dinas milik korban yang ada didalam tas,” tuturnya.

Lebih lanjut, dia menyebutkan setelah meraka mengambil senjata korban. Lalu pelaku YAP menyerahkannya hasil curiannya kepada pelaku JH, dipersimpangan jalan.

“Setelah menyerahkan barang bukti, pelaku YAP melarikan diri menggunakan sepeda motor jenis matic dan membawa senjata api milik korban, lalu JH kembali ke rumahnya yang terletak berdekatan dengan rumah korban,” ucap Perdamean.

Ia menuturkan, setelah adanya laporan dari korban pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan mengejar para pelaku serta menangkap pelaku YAP di Jalan Paya Geli, Kecamatan Medan Sunggal.

Baca juga: Periode April-Juni 2021, Polda Sumut Sita 412,96 Kg Sabu-Sabu

Pelaku Ditangkap Karena Todongkan Senjata Api ke Petugas

Namun pada saat dilakukan penangkapan, pelaku melakukan perlawanan dengan menodongkan senjata api milik korban kepada petugas.

“Senjata belum digunakan, cuma YAP ini sempat mau mendongkan ke anggota. Karena cepat kita memberikan tindakan tegas. Dia melawan dan mengeluarkan senjata mau menembakkan anggota,” sebutnya.

Setelah itu, polisi pun masih mengejar pelaku utamanya yakni JH. Dan diketahui pelaku sedang berada didekat rumahnya di Jalan Istiqomah, Kelurahan Helvetia Timur, Kecamatan Medan Helvetia.

Petugas mendapatkan informasi tersebut langsung menuju lokasi, dan menangkap pelaku JH.

Kepada polisi, JH mengaku menitipkan tas kepada pelaku NR. Dan petugas pun menangkap RH.

“Kepada para pelaku dipersangkakan pasal 363 ayat dua jo55 56 kuhp, ancamannya 9 tahun penjara,” pungkas Pardamean.

Reporter : Alfiansyah

GRANPRIZE

Berita Populer