Connect with us

Peristiwa

Pegawai dan Satpam RSJ Prof Dr M Ildrem Tantang Wartawan Berkelahi

“Maksud mu apa, kau kan datang ke sini. Ayok kita ke kantor biar jumpa sama pimpinan saya,”

Diterbitkan

on

Pegawai dan Satpam RJS Prof Dr M Ildrem Tantang Wartawan Berkelahi (suara pakar)
Oknum pegawai RSJ Prof Dr M Ildrem menarik tangan seorang fotografer yang sedang melakukan peliputan. (Sumber: Istimewa)

Suarapakar.com – Kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi. Seorang ASN dan satpam Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof Dr M Ildrem, Jalan Tali Air, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, mengajak wartawan berkelahi pada saat sedang melakukan liputan, Selasa (29/6/2021).

Kejadian bermula, saat para awak media mendatangi RSJ untuk keperluan liputan. Namun, setelah usai melakukan tugas tiba-tiba seseorang berpakaian dinas dan seorang satpam menghampiri para awak media dan melarang untuk melakukan pemotretan di lokasi RSJ.

Keributan itu pun direkam kamera handphone. Dalam video berdurasi hampir tiga menit itu terlihat salah seorang oknum pegawai ASN bernama Wahyu A Kaban dan Satpam bernama Rahmad Tarigan cekcok dengan wartawan yang datang ke rumah sakit tersebut untuk melakukan peliputan.

“Ayok ke kantor kita yok,” kata Wahyudi kepada wartawan.

Saat diajak masuk ke dalam, para wartawan pun menolak. Namun Wahyu tetap memaksa untuk tetap masuk. Sambil menarik-narik tangan seorang wartawan.

“Yaudah ayok kita ke kantor,” ungkapnya sambil mencoba merangkul wartawan.

“Maksud mu apa, kau kan datang ke sini. Ayok kita ke kantor biar jumpa sama pimpinan saya,” tuturnya lagi.

Tetapi para wartawan ini, kembali menolak ajakan dari ASN yang berkacamata itu. Merasa kesal ajakannya ditolak, ia pun mencoba merampas handphone yang merekamnya.

“Nggak usahlah kau liput-liput aku,” ucapnya sambil mencoba merampas.

Percekcokan pun mulai memanas, tiba-tiba datang seorang satpam langsung menantang para wartawan untuk berkelahi.

“Ayok lepas dinas kita yok. Buka dinas mu,” ucap sang satpam sambil membuka kancing bajunya.

Lalu, seorang wanita dari pihak RSJ Prof Ildrem mencoba menenangkan Wahyu, dan mengatakan bahwa para jurnalis memang di undang untuk melakukan liputan vaksinasi.

Mendapat penjelasan dari wanita itu, Wahyu pun langsung terdiam dengan ekspresi muka yang masih menyimpan kesal. Kemudian, pihak RSJ Prof Ildrem pun meminta maaf kepada para wartawan atas kejadian yang tidak mengenakkan tersebut.

Para jurnalis pun menerimanya dan hendak pergi dari RSJ Prof Ildrem. Rupanya sesampainya di gerbang, para jurnalis kembali dihadang satpam yang ingin mengajak berantam sebelumnya.

Tetapi, para satpam lainnya pun kembali meminta maaf sembari menahan emosi rekannya yang terus ingin mengajak berantam. Para wartawan pun pulang dari RSJ Prof Ildrem.

Baca juga: 2 Pegawai RSUP Adam Malik Tewas Tertimpa Pohon Tumbang

Handphone dan Kamera Wartawan Sempat Ingin Dirampas

Sementara itu, salah seorang wartawan yang mendapatkan perlakukan arogan itu, Rizky mengatakan bahwa handphonenya sempat hendak dirampas oleh oknum ASN tersebut.

“Iya tadi handphone serta kamera saya mau dirampas dan mau mengajak berkelahi,” katanya.

Rizky menyebutkan, saat itu ia bersama wartawan lainnya baru saja melakukan liputan vaksinasi terhadap ODGJ RSJ Prof Ildrem.

“Jadi itu kami justru sudah siap meliput proses vaksinasi. Nah, jadi kami nunggu di depan RSJ Prof Ildrem. Tiba-tiba ada tadi pegawai bernama Wahyu Kaban yang menanyai kami,” tuturnya.

Video Arogan Oknum dan Petugas Keamanan RSJ Prof Ildrem Terhadap Jurnalis

Reporter: Alfiansyah

GRANPRIZE

Berita Populer