Connect with us

Raket

PBSI Sayangkan German Open Batal, Posisi Hafiz/Gloria Terancam

Keputusan pembatalan German Open 2021 akan sangat merugikan Indonesia, khususnya bagi Hafiz Faizal/Gloria Emmanuelle Widjaja.

Diterbitkan

on

Posisi Hafiz Gloria
Pasangan Ganda Campuran Hafiz Faizal/Gloria Emmanuelle Widjaja, (Sumber: PBSI)

Suarapakar.com – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menyayangkan keputusan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) membatalkan turnamen German Open 2021, yang berdampak pada posisi Hafiz Faizal/Gloria Emmanuelle Widjaja terancam.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kabid Binpres PP PBSI Rionny Mainaky saat ditemui tim Humas dan Media PP PBSI di Pelatnas Cipayung Jakarta Timur, Senin (15/2/2021).

Menurutnya, keputusan pembatalan German Open 2021 akan sangat merugikan Indonesia, khususnya bagi Hafiz Faizal/Gloria Emmanuelle Widjaja. Hal itu karena turnamen tersebut merupakan kualifikasi untuk menambah poin pada Olimpiade Tokyo yang rencananya akan digelar Juli hingga Agustus 2021.

“Ya sangat disayangkan Jerman Terbuka batal. Karena turnamen ini seharusnya bisa untuk menambah poin untuk Olimpiade,” ujarnya melansir dari akun Twitter resmi PBSI, Senin (15/2/2021).

“Terutama untuk Hafiz/Gloria,” tambahnya.

Lebih lanjut Rionny mengatakan, German Open 2021 juga merupakan ajang pemanasan bagi para beberapa pebulutangkis Indonesia yang tidak tampil di Swiss Open 2021.

“Selain itu, Jerman Terbuka ini seharusnya juga jadi ajang untuk pemanasan bagi para pemain yang akan tampil di All England. Seperti Jonatan, Ginting, Marcus/Kevin, Ahsan/Hendra, Greysia/Apriyani, dan Praveen/Melati,” imbuhnya.

Sebelumnya, BWF telah membatalkan turnamen yang berlevel super 300 itu berlangsung di Mülheim an der Ruhr pada 9 hingga 14 Maret karena pandemi Covid-19 di Jerman yang belum mereda.

Baca juga: BWF Pilih 5 Ganda Putra Paling Berpengaruh, Siapakah Mereka

Hafiz/Gloria Harus Tampil Maksimal di Swiss Open 2021

Sementara itu untuk strategi pengiriman pemain yang dipersiapkan untuk Olimpiade Tokyo, Rionny menjelaskan bahwa hal itu berdasarkan ranking Race to Olympic.

Kemudian, lanjut Rionny, melihat hasil ranking Race to Olympic Tokyo saat ini, Hafiz/Gloria belum berada pada posisi aman untuk lolos kualifikasi ke Olimpiade Tokyo. Perolehan poin pasangan wakil Indonesia ini hanya berbeda tipis dengan ranking pasangan ganda campuran yang di bawahnya.

“Di ganda campuran, Praveen/Melati itu ranking 4 dengan nomor kualifikasi sama. Sementara Hafiz/Gloria ada di ranking 8 juga dengan nomor kualifikasi sama,” ungkapnya.

“Posisi Hafiz/Gloria ini yang berbahaya. Karena poin ranking mereka itu 60.851. Beda tipis dengan pasangan Tang Chun Man/Tse Ying Suet (Rank 9/Hong Kong) dengan poin 60.566. Marcus Ellis/Lauren Smith (Rank 10/Inggris) dengan poin 58.818. Dan Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie (Rank 11/Malaysia) dengan poin 56.792,” tambah Rionny.

Untuk itu, Rionny meminta kepada pasangan Hafiz/Gloria agar dapat tampil maksimal di turnamen Swiss Open 2021.

“Jadi untuk Hafiz/Gloria kita kirim ke Swiss Terbuka yang merupakan turnamen untuk kualifikasi Olimpiade,” tuturnya.

“Kita sih berharap Hafiz/Gloria bisa maksimal di turnamen ini. Jadi bisa menambah poin rankingnya. Supaya juga tidak dikejar pasangan di bawahnya,” pungkas Rionny.

Berita Populer