Connect with us

Ekonomi

Pandemi Covid-19, Pelaku UMKM Ini Sukses Rengkuh Keuntungan

“Walau modal awal kami hanya Rp500 ribu, kini kami bisa meraih omset lebih dari Rp10 juta setiap bulannya. Kami juga dapat turut memberdayakan berbagai petani lokal Tanah Karo,”

Diterbitkan

on

Pandemi Covid-19, Pelaku UMKM Ini Sukses Rengkuh Keuntungan (suara pakar)
Trudly Karo Karo dan Nuansa Putra Kaban menunjukkan produk mereka minyak Karo Laucih. (Sumber: Istimewa)

Suarapakar.com – Pendemi Covid-19 ternyata membuat dua pelaku UMKM ini meraup keuntungan. Keduanya yakni, Minyak Karo Laucih dan petani sayur yang sukses meraih omset setelah menjual produk mereka melalui toko daring.

Pelaku UMKM Minyak Karo Laucih, Trudly Karo Karo mengatakan, usahanya tersebut sudah mencapai empat generasi yang dilanjutkan Nuansa Putra Kaban bersamanya dan telah memiliki sertifikasi halal dari LPPOM MUI serta sertifikasi UMOT. Ia memanfatkan platform jual beli online untuk usahanya tersebut hingga telah mencapai Tanah Cederawasih, Papua.

Untuk pemasaran, Nuansa menambahkan, mereka berdayakan platform situs jual beli Tokopedia yang berdampak pada penjualan produk warisan leluhur mereka tersebut bisa menjangkau Papua. Katanya, hal ini harus diakukan pelaku UMKM lainnya.

“Walau modal awal kami hanya Rp500 ribu, kini kami bisa meraih omset lebih dari Rp10 juta setiap bulannya lewat Tokopedia. Kami juga dapat turut memberdayakan berbagai petani lokal Tanah Karo,” sebut Nuansa.

Pelaku UMKM lainnya yang bergerak dibidang pertanian, Doni Goldmer menyebutkan, perkembangan teknologi yang terus melesat mendorong masyarakat Medan untuk lebih banyak memenuhi kebutuhan harian, termasuk membeli sayur-mayur dan buah-buahan, tanpa harus keluar rumah. Inilah yang menjadi motivasi Doni Goldmer untuk mendirikan Orifresh.id pada 2017.

“Salah satunya dengan berjualan di Tokopedia untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Sejak bergabung pada Januari 2021, penjualan toko kami kini bisa meningkat lebih dari 60x lipat dan omzet per bulan kami bisa mencapai Rp15 juta lewat Tokopedia,” ujarnya.

Doni Goldmer menunjukkan aplikasi penjualan hasil pertanian Orifresh.id. (Sumber: Istimewa)

Baca juga: Diminati Pasar Singapura, Ekspor Jagung Sangrai Asal Sumut Terus Meningkat

Sukses UMKM Raup Keuntungan, Dongkrak Penghasilan Petani

Doni mengatakan, kesuksesan yang diraihnya tentu juga mendongkrak penghasilan petani untuk memenuhi permintaan.

“Saat ini, sudah ada puluhan petani lokal yang kami gandeng dari daerah Berastagi dan Kaban Jahe. Saya berharap bahwa ke depannya akan lebih banyak lagi UMKM lokal yang melihat keadaan pandemi sebagai momentum menciptakan peluang lewat teknologi,” harap Doni.

Sementara itu, Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia, Astri Wahyuni, mengatakan, bila kesuksesan yang diraih kedua pelaku UMKM tersebut diperkenalkan dalam rangka memperingati HUT ke-431 Kota Medan.

“Untuk itu Tokopedia #SelaluAdaSelaluBisa pihaknya selalu mendukung upaya pemberdayaan UMKM melalui pendampingan intensif serta berkolaborasi dengan pemerintah daerah, guna mewujudkan digitalisasi UMKM lokal,” katanya.

Astri menyebutkan, pihaknya telah menjalin kolaborasi strategis dengan Pemko Medan sejak Agustus 2020 lalu. Bersama Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution, pihaknya berkomitmen mendukung perkembangan UMKM lokal. Kehadiran Tokopedia yang memfasilitasi para pelaku UMKM di Kota Medan untuk memasarkan hasil usahanya memberikan dampak positif kepada masyarakat Medan sekaligus mendorong pemulihan ekonomi daerah.

Reporter: Jafar Wijaya

GRANPRIZE

Berita Populer