Connect with us

Kriminal

Palsukan Surat Tes Swab PCR, Bos dan Karyawan di Pekanbaru Ditangkap

“Tersangka dengan menggunakan laptop dan browsing di google langsung mengambil logo rumah sakit tersebut untuk memalsukan surat PCR tadi,”

Diterbitkan

on

Palsukan Surat Tes Swab PCR, Bos dan Karyawan di Pekanbaru Ditangkap (suara pakar)
Tersangka dan barang bukti dalam pemaparan di Polresta Pekanbaru. (Foto: Zulfan Taufik/Suara Pakar)

Suarapakar.com – Polsek Bukit Raya Pekanbaru meringkus dua tersangka lantaran palsukan surat tes swab PCR agar bisa berangkat dari Bandara Sultan Syarif Qasim II, pada Selasa (29/6/2021).

Kedua tersangka berinisial HH (38) dan JO (38), saat ini telah diamankan di Polsek Bukit Raya berserta barang bukti 1 lembar surat PCR palsu, satu lembar boarding pass, dan KTP.

“Kedua tersangka ini merupakan pimpinan dan karyawan di salah satu perusahaan di Jalan SM Amin, Kecamatan Tampan, Pekanbaru,” kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya dalam konferensi pers, pada Jumat (2/7/2021).

Kronologi terungkapnya aksi pemalsuan kedua tersangka berawal, pada Selasa (29/6/2021) sekitar pukul 19.00 WIB. Tersangka HH menuju Bandara Sultan Syarif Qasim II Pekanbaru berniat ke Jakarta.

Pada saat dilakukan pengecekan oleh pihak KKP Bandara SSQ II, ternyata diketahui surat hasil tes swab PCT tersangka HH dinyatakan tidak valid. Mengetahui hal itu, pihak KKP Bandara SSQ II kemudian menghubungi Polsek Bukit Raya.

Setelah berada di bandara, petugas kemudian langsung mengamankan tersangka HH. Dan dari hasil interogasi, HH mengakui bahwa hasil swab PCR tersebut palsu. Kemudian tersangka HH dan JO langsung diamankan.

Kapolres mengatakan, motif kedua tersangka memalsukan surat PCR untuk memudahkan tersangka HH berangkat ke Jakarta.

“Tersangka HH menyuruh karyawannya JO membuat surat tes swab PCR palsu di RS Eka Hospital dengan hasil negatif Covid-19,” ujarnya.

Baca juga: Hilangkan Barang Bukti Korupsi, Karyawati Bakar SPBU di Jakarta

Pelaku Palsukan Logo Rumah Sakit

Tersangka JO, mendapat perintah langsung dari atasannya kemudian langsung menyanggupinya.

“Tersangka dengan menggunakan laptop dan browsing di google langsung mengambil logo rumah sakit tersebut untuk memalsukan surat PCR tadi,” jelasnya.

Kepada Kapolres, kedua tersangka mengakui sudah lebih dari sekali melakukan pemalsuan surat PCR.

“Tersangka HH dalam pengakuannya baru pertama kali melakukan pemalsuan surat PCR. Namun untuk tersangka JO mengaku sudah tiga kali. Tapi hal ini masih terus kita dalam lagi,” sebutnya.

Kontributor: Zulfan Taufik

GRANPRIZE

Berita Populer