Connect with us

Nasional

Pajak Kendaraan Baru 45 Persen, Edy Skak Dirlantas Polda Sumut

“Banyak orang tak mau bayar pajak karena sulit, antri panjang, begitu sampai oh, istirahat petugas,”

Diterbitkan

on

Pajak Kendaraan Baru 45 Persen, Edy Skak Dirlantas Polda Sumut (suara pakar)
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. (Sumber: instagram Edy Rahmayadi)

Suarapakar.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menyekak Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda karena serapan Pajak kendaraan di Sumut sampai saat ini baru mencapai 45 persen.

Edy menyampaikan kekesalannya itu saat memberi kata sambutan sebelum meresmikan aplikasi Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor melalui Aplikasi E-Samsat Sumut Bermartabat yang berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Medan, Rabu (27/10/2021).

“Pak Valentino, pajak baru 45 persen, kemana 55 persen nya lagi?,” tanya Edy.

Edy kemudian menyampaikan harapannya terhadap serapan pajak kendaraan bermotor di Sumut bisa mencapai 80 persen. Mantan Pangkostrad itu selanjutnya menuturkan serapan 45 persen tersebut hanya naik 5 persen sejak ia menjabat sebagai Gubernur Sumut.

“Lambat sekali Pak Valentino, tunggu Pak Valentino jadi Kapolda baru bisa 80 persen gitu? Lama sekali nunggunya,” sindir Edy.

Baca juga: Longsor di Jalur Pariwisata, Pemprovsu Siapkan Pemberlakukan Ganjil Genap

Gubsu Minta Ditlantas Polda Sumut Lakukan Inovasi

Edy kemudian menceritakan ironi masyarakat saat membayar pajak kendaraan bermotor di kantor Samsat. Kata dia, kebanyakan masyarakat tidak mau membayar pajak kendaraan karena masih sulit, ditambah antrian panjang.

Semakin ironi, lanjut kata Edy, begitu sudah sampai pada nomor antrian, masyarakat diinformasikan bahwa petugas telah memasuki waktu jam istirahat.

“Banyak orang tak mau bayar pajak karena sulit, antri panjang, begitu sampai oh, istirahat petugas,” sebutnya.

Edy menyarankan agar Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda segera melakukan inovasi untuk memudahkan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

“Pak Valentino ayo, inovasi apalagi yang kita lakukan. Pak Valentino paling tidak 70 persen lah pajak itu. Kalau dia (masyarakat) sudah gampang bayar pajak, tapi tidak mau bayar, wah itu kelakuan,” pungkas mantan Ketua Umum PSSI itu.

Reporter: Ilham

Berita Populer