Connect with us

Kriminal

Oknum TNI Eksekutor Penembakan Pemred Media Online Ditangkap

“Apabila memang terbukti, sesuai dengan keterangan saksi dan barang bukti. Ini akan kita tindak tegas, sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,”

Diterbitkan

on

Oknum TNI Eksekutor Penembakan Pemred Media Online Ditangkap (suara pakar)
Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Simanjuntak dan Pangdam I/BB Mayjen TNI Hasanuddin menunjukkan pitol yang digunakan pelaku untuk mengeksekusi korban Mara Salem Harahap. (Sumber: Polda Sumut).

Suarapakar.com – Eksekutor penembakan Pemimpin Redaksi media online lokal Lassernewstoday.com Mara Salem Harahap, yang merupakan oknum TNI Prajurit Kepala (Praka) AS, ditangkap Polisi Militer Komando Daerah Militer (Pomdam) I/Bukit Barisan, (25/6/2021) dini hari.

Kepala Penerangan Kodam I/BB Letnan Kolonel Infanteri Donald Erickson Silitonga mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan bekerja sama dengan Polda Sumut. Praka AS ditangkap di sebuah kawasan di Kota Tebingtinggi. Saat ini pihaknya pun telah menahan tersangka Praka AS di Markas Pomdam I/Bukit Barisan.

“Kita bekerjasama dengan Polda Sumut, saat ini sedang proses penyelidikan dan penyidikan. Karena yang bersangkutan adalah bagian dari kelompok pelaku,” ungkap Donald, Jumat (25/6/2021) malam.

Donald memastikan proses penyelidikan dan penyidikan yang akan dilakukan tim investigasi Polda Sumut dan Kodam I/BB akan berjalan transparan dalam mengungkap keterlibatan Praka AS pada aksi tindak pidana penembakan yang berujung menewaskan Mara Salem Harahap di Huta VII, Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Jumat (18/6/2021).

“Kita menghormati penyidik dari Polda Sumut yang dibantu oleh Kodam, sudah membentuk investigasi. Kita akan transparan,” tegasnya.

Baca juga: Pemred Lassernewstoday Dibunuh Karena Minta Jatah 2 Pil Ekstasi Setiap Hari

Kodam I/BB Pastikan Oknum TNI Eksekutor Pembunuhan Ditindak Tegas

Donald pun memastikan pihaknya akan menindak tegas dengan sesuai aturan hukum berlaku apabila hasil penyidikan menyatakan oknum prajuritnya itu terbukti bersalah.

“Apabila memang terbukti, sesuai dengan keterangan saksi dan barang bukti. Ini akan kita tindak tegas, sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” tegasnya lagi.

Sebelumnya Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Simanjuntak mengungkapkan, kasus pembunuhan terhadap Mara Salem Harahap alias Marsal itu ditetapkan tiga orang tersangka. Yakni, SJT (57) merupakan pemilik Ferarri Bar And Resto serta YFP (31) merupakan Humas Ferrari Bar And Resto. Serta oknum TNI Praka AS, sebagai eksekutor yang belakangan ditangkap.

“SJT memerintahkan kepada YFP untuk membeli senjata buatan Amerika seharga Rp15 juta. Setelah dibeli, kemudian SJT meminta kepada A untuk mengeksekusi ditemani YFP,” jelas Panca.

Panca menjelaskan adapun motif SJT merencakan aksi penembakan itu lantaran sakit hati kepada korban yang memberitakan Ferrari Bar And Resto. Dikatakan, korban juga meminta jatah 2 pil ekstasi perhari.

“Kemudian SJT merencanakan itu untuk memberikan pelajaran kepada korban,” katanya.

Reporter: Jafar Wijaya

GRANPRIZE

Berita Populer