Connect with us

Nasional

Mulai Hari Ini, Penumpang Kereta Api di Sumut Wajib Bawa Hasil Rapid Test

“Bagi perjalanan yang kurang dari 2 jam terkecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat yang jika tidak lakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan individu tersebut,”

Diterbitkan

on

Penumpang Kereta Api di Sumut (suara pakar)
Stasiun kereta api di Medan. (Sumber: Dokumen KAI/Alfiansyah)

Suarapakar.com – Para penumpang yang hendak melakukan perjalanan melalui Kereta Api (KA) di Sumatera Utara (Sumut), wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen atau tes RT-PCR sebelum keberangkatan.

Vice President PT KAI Divre I SU, Daniel Johannes Hutabarat mengatakan, pemberlakuan peraturan tersebut berlaku mulai tanggal 5 sampai 20 Juli 2021 mendatang.

“Pelanggan kereta api antar kota di Wilayah Sumatera Utara wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen maksimal 1×24 jam atau tes RT-PCR maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan,” ungkap Daniel, Senin (5/7/2021).

Ia menjelaskan, untuk pelanggan di bawah 5 tahun tidak diharuskan untuk menunjukkan hasil Rapid Test Antigen atau RT-PCR. Dan setiap pelanggan harus dalam kondisi sehat, suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, serta memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut.

“Pelanggan KA juga tidak diperbolehkan berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan, serta tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan,” katanya

“Bagi perjalanan yang kurang dari 2 jam terkecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat yang jika tidak lakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan individu tersebut,” katanya.

Daniel menyebutkan, adapun untuk pelanggan KA Lokal Perkotaan dan KA Aglomerasi tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen atau tes RT-PCR.

“Aturan tersebut mengacu pada SE Kemenhub No 42 Tahun 2021 tentang petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19,” ucapnya.

Penumpang Kereta Api di Sumut

Penumpang Kereta Api di Sumut Tunjukkan hasil Rapid Test Antigen kepada petugas, (Foto: Alfiansyah/Suara Pakar)

Baca juga: Pemerintah Tetapkan Harga Eceran Tertinggi Obat Terapi Covid-19

6 Stasiun Kereta Api di Sumut Sediakan Layanan Rapid Test Antigen

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa pihaknya juga telah menyiapkan enam stasiun yang menyediakan layanan Rapid Test Antigen. Syaratnya adalah dengan menunjukkan kode booking atau tiket KA Antar Kota.

Keenam stasiun tersebut, yaitu Stasiun Medan, Tebing Tinggi, Kisaran, Tanjung Balai, Mambang Muda, dan Rantau Prapat.

“Pada saat proses boarding, petugas akan mengecek seluruh persyaratan pelanggan dengan teliti, cermat, dan tegas untuk memastikan pelanggan yang diizinkan naik kereta api benar-benar telah memenuhi syarat yang ditetapkan,” tutur Daniel.

Ia menyebutkan, bagi pelanggan yang tidak dapat menunjukkan dokumen persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan, maka tidak diperbolehkan naik KA dan tiket akan dikembalikan.

Daniel juga menjelaskan, pihak PT KAI Divre I SU hanya menjual tiket sebanyak 70% dari kapasitas maksimal tempat duduk untuk KA Antar Kota dan 50% untuk KA Lokal Perkotaan.

Pelanggan juga tetap wajib mematuhi protokol kesehatan serta menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak baik saat berada di stasiun maupun selama dalam perjalanan.

“KAI mendukung penuh semua langkah yang diambil pemerintah dalam rangka menghentikan penyebaran Covid-19 di Indonesia,” pungkas Daniel.

Reporter: Alfiansyah

GRANPRIZE

Berita Populer