Connect with us

Peristiwa

Minyak Goreng Tumpah, Puluhan Pengendara Sepeda Motor Tergelincir

“Kalau yang luka serius kurang tahu persis tapi yang jatuh ada 20 pengendara. Untuk korban jiwa kayaknya gak ada,”

Diterbitkan

on

Sejumlah pengendara melintas jalanan yang ditimpun pasir akibat tumpahan minyak di Jalan Sisingamangaraja Medan, Kecamatan Medan Kota, tepatnya di depan RS Estomihi, Senin (15/11/2021). (Foto: Ilham/Suara Pakar)

Suarapakar.com – Puluhan pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Sisingamangaraja Medan, Kecamatan Medan Kota, tepatnya di depan RS Estomihi, tergelincir usai minyak goreng tumpah lalu tercecer hingga sejauh 30 meter di ruas jalan tersebut, Senin (15/11/2021).

Dari informasi yang diperoleh, peristiwa tumpahnya minyak goreng yang dibawa oleh pengendara becak motor tersebut terjadi sekira pukul 10.30 WIB. Diyakini, pengendara becak tidak mengetahui bila minyak goreng dalam jeriken tersebut tumpah, hingga membuat sejumlah pengendara sepeda motor terjatuh.

“Tukang becak bawa minyak makan (minyak sayur, red) pakai jeriken, dua jeriken, gak tahu dia tumpah. Yaudah tercecer di jalan ini,” ungkap seorang saksi mata, Suhendri kepada Suara Pakar.

Suhendri mengatakan tak berselang lama minyak sayur yang sudah tercecer di permukaan aspal membuat puluhan pengendara yang melaju menuju Pasar Simpang Limun, terjatuh dan tergelincir.

“Kalau yang luka serius kurang tahu persis tapi yang jatuh ada 20 pengendara. Untuk korban jiwa kayaknya gak ada,” jelas Suhendri.

Suarapakar.com - Kelas Fakartrading 1 bulan

Baca juga: 1 Warga Tertimbun Tanah Longsor di Deliserdang Ditemukan Tewas

Tumpahan Minyak Goreng Ditutup dengan Pasir

Suhendri menjelaskan sejumlah warga yang melihat peristiwa itu kemudian melakukan pengamanan arus perlintasan mencegah tergelincirnya pengendara.

“Kami panggil tukang becak nya itu untuk bersihkan minyak yang tumpah itu. Disuruh tutupin pakai pasir,” sebutnya.

Usai menimbun tumpahan minyak goreng tersebut dengan pasir, pengendara becak itu pun berlalu meninggalkan lokasi. Sementara itu, dari pantau Suara Pakar di lokasi kejadian, kawasan jalan tersebut dipenuhi debu yang disebabkan dari pasir untuk menimbun minyak.

Hingga berita ini diturunkan arus perlintasan berangsur kembali normal.

Reporter: Ilham

Berita Populer