Connect with us

Kriminal

Menuntut Minta Cerai, Suami Tebas Kepala Istri Hingga Tewas

“Sebelum peristiwa itu, tiga hari ke belakang korban mengetahui bahwa pelaku selingkuh. Itu diketahui korban melalui chatt dari handphone pelaku. Makanya korban ingin bercerai. Pelaku ini bekerja sebagai sekuriti,”

Diterbitkan

on

Menuntut Minta Cerai, Suami Tebas Kepala Istri Hingga Tewas (suara pakar)
Jasad korban saat dievakuasi ke rumah sakit Bhayangkara. (Sumber: Istimewa)

Suarapakar.com – Seorang suami tebas kepala istri hingga tewas di Jalan Sekolah, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru,Riau, Minggu (4/7/2021) sore.

Pelaku berinisial M (26), nekat membunuh istrinya berinisial BS (30) lantaran kesal istrinya menuntut minta cerai.

“Benar terjadi pembunuhan di Rumbai Pesisir. Pelaku nekat menebas kepala korban hingga tewas. Keduanya merupakan pasangan suami istri,” ujar Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mumin Wijaya, Minggu (3/7/2021).

Kapolresta mengatakan, peristiwa pembunuhan sadis itu terjadi setelah keduanya terlibat perkelahian dalam rumah tangga.

“Terjadi perkelahian antara korban dan pelaku. Dimana korban menolak permintaan pelaku untuk masak dan membeli nasi. Dan korban meminta kepada pelaku untuk menceraikannya,” sebut Nandang.

Tidak terima mendengar korban meminta cerai, Nandang mengatakan pelaku langsung mengambil parang dan menghabisi nyawa korban.

“Pelaku mengambil parang dan menebas leher korban serta tangan. Pelaku sudah diamankan untuk proses lebih lanjut,” katanya lagi.

“Sebelum peristiwa itu, tiga hari ke belakang korban mengetahui bahwa pelaku selingkuh. Itu diketahui korban melalui chatt dari handphone pelaku. Makanya korban ingin bercerai. Pelaku ini bekerja sebagai sekuriti,” tandasnya.

Baca juga: Tikam Polisi Saat Ditangkap, Bandar Narkoba Tewas Ditembak

Kronologi Kejadian Suami Tebas Istri Gara-Gara Minta Cerai

Tersangka pembunuh istri di Pekanbaru. (Foto: istimewa)

Nandang menyebutkan, peristiwa berawal saat korban BS mengantarkan air kerumah mertuanya yang tidak jauh dari tempat tinggalnya. Setelah mengantarkan air minun, korban kemudian kembali pulang kerumah. Sesampai dirumah (TKP), tersangka meminta untuk dimasakin makanan.

“Mendengar hal itu, korban menolak permintaan tersangka. Dan tersangka memberikan uang kepada korban agar dirinya membelikan makanan namun korban tetap menolak,” jelas Kapolres.

Setelah menolak, korban meminta kepada tersangka untuk berpisah dan tidak mau memperbaiki hubungan rumah tangga karena tersangka diketahui selingkuh dengan wanita lain.

Setelah mengucapkan kata-kata cerai, korban juga melontarkan bahwa dirinya mau menikah serta mengucapkan kata sumpah diatas alkitab.

Mendengar hal tersebut, tersangka tidak dapat mengontrol diri lalu terjadi cekcok dikamar. Kemudian tersangka mengambil parang sambil mengatakan ‘dari pada pisah lebih baik ku matikan kau’ lalu tersangka langsung menebas ke arah kepala dan tangan korban hingga tewas.

Kontributor: Zulfan Taufik

GRANPRIZE

Berita Populer