Connect with us

Olahraga

Mengenal Atlet Pengungsi di Olimpiade Tokyo, Termasuk Lawannya Jojo

“Dear rekan-rekan atlet pengungsi, dengan talenta dan semangat, kalian memperlihatkan betapa para pengungsi sedemikian memperkaya masyarakat,”

Diterbitkan

on

Atlet Pengungsi di Olimpiade Tokyo
Tim Atlet Pengungsi di Olimpiade Tokyo. (Sumber: Getty Images/Patrick Smith)

Suarapakar.com – Sejumlah atlet mengusung kode EOR/ROT di Olimpiade Tokyo 2020. Mereka adalah para atlet pengungsi di Olimpiade Tokyo, termasuk pebulutangkis tunggal putra yang melawan Jonatan Christie barusan, Aram Mahmoud.

Keberadaan tim pengungsi di ajang Olimpiade bukanlah baru kali ini saja. Sebelumnya, ada total 19 atlet yang tampil dengan status tersebut di Olimpiade Rio 2016.

Di Olimpiade Tokyo 2020, jumlah tersebut bertambah jadi 29 atlet, baik itu putra dan putri.

Para atlet ini, yang terpaksa meninggalkan kampung halamannya, berkiprah di bawah panji ‘EOR’ yang merupakan singkatan dari bahasa Prancis, Équipe olympique des réfugiés. Ada pula yang menyebutnya sebagai ROT, singkatan dari Refugee Olympic Team.

Dimana maknanya tak jauh beda, yang kira-kira bisa diartikan sebagai tim Olimpiade para atlet pengungsi.

Para atlet pengungsi EOR/ROT ini juga turut memeriahkan acara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020, yang berlangsung beda dari biasanya lantaran masih dihelat dalam situasi pandemi Covid-19.

“Dear rekan-rekan atlet pengungsi, dengan talenta dan semangat, kalian memperlihatkan betapa para pengungsi sedemikian memperkaya masyarakat,” kata Presiden International Olympic Committee (IOC) Thomas Bach saat pembukaan.

“Kalian harus meninggalkan kampung halaman karena ada ancaman kekerasan, kelaparan, atau hanya karena kalian berbeda. Hari ini, kami menyambut kalian semua dengan tangan terbuka dan memberi kalian sebuah tempat yang aman,” tutupnya.

Baca juga: Jonatan Christie Akui Kesulitan dengan Permainan Pengungsi Suriah, Aram Mahmoud

29 Tim Atlet Pengungsi Tampil di 12 Cabor di Olimpiade Tokyo 2020

Ke-29 atlet pengungsi EOR/ROT di Olimpiade Tokyo 2020 ini tampil di dalam 12 cabang olahraga. Yakni atletik, angkat beban, bulutangkis, gulat, judo, kayak, karate, renang, road cycling, tinju, taekwondo, dan menembak.

Para atlet itu merupakan pengungsi dari 11 negara berbeda, mulai dari Afganistan, Kamerun, Republik Demokratik Kongo (DR Kongo), Eritrea, Iran, Irak, Republik Kongo, Sudan Selatan, Sudan, Suriah, dan Venezuela.

Salah satu atlet dengan kode negara EOR itu adalah Aram Mahmoud yang pada hari ini, Sabtu (24/7/2021) menjadi lawan tunggal putra bulutangkis Indonesia Jonatan Christie.

Aram Mahmoud, yang meninggalkan Suriah sejak 2015, berlatih di Belanda dalam mempersiapkan diri menghadapi Olimpiade Tokyo 2020 ini. Atlet 24 tahun itu mengawali kiprahnya dengan kekalahan 8-21 dan 14-21 dari Jonatan Christie pagi ini

Berita Populer