Connect with us

Tekno Sains

Matahari Terbit Lebih Cepat 13-18 November, Ini Daftar Lokasi dan Waktunya

“Tidak perlu panik menyikapi hal ini dikarenakan fenomena ini adalah fenomena alami yang memang lazim terjadi setiap tahun,”

Diterbitkan

on

Suara Pakar - Matahari Terbit Lebih Cepat
Foto ilustrasi matahari terbit lebih cepat, (Sumber: Pixabay)

Suarapakar.com – Matahari akan terbit lebih cepat pada 13-18 November 2021. Sehingga matahari akan sudah tampak di ufuk sejak pukul 5 pagi.

Hal itu diungkapkan oleh Peneliti Pusat Sains dan Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Andi Pangerang. Ia menyebut fenomena tersebut akan berlangsung dari 13 sampai 18 November mendatang.

“Mulai tanggal 13-18 November mendatang, Matahari akan terbit lebih cepat jika diamati dari Jawa, Bali dan Nusa Tenggara,” kata Andi sebagaimana dikutip dari cnnindonesia, Senin (15/11/2021).

Menurut Andi, matahari terbit lebih cepat ini ini lazim terjadi setiap tahun dengan waktu terbit Matahari dan tanggal yang kurang lebih sama.

“Tidak perlu panik menyikapi hal ini dikarenakan fenomena ini adalah fenomena alami yang memang lazim terjadi setiap tahun,” jelasnya.

Sementara itu, dua bulan lagi sejak tanggal 25 hingga 31 Januari 2022 mendatang, Matahari akan terbenam lebih cepat untuk Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.

Suarapakar.com - Kelas Fakartrading 1 bulan

Baca juga: Jelang Matahari Mati, Ini yang Akan Dialami Bumi

Dampak Matahari Terbit Lebih Cepat

Fenomena Matahari terbit lebih cepat tidak memberikan dampak apa pun. Peneliti di Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang menegaskan, tidak ada dampak apa pun akibat dari fenomena tersebut.

“Tidak ada (dampak apa pun). Hanya lebih cepat saja terbitnya,” ujar Andi

Andi juga menambahkan, fenomena ini juga bukan tanda suatu bencana.

“Memang sudah alamiah,” kata dia.

Selain itu, Andi juga menjelaskan bahwa Matahari terbit lebih awal karena Bumi berotasi terhadap sumbunya dengan kemiringan 66,6 derajat terhadap bidang edar atau ekliptika. Secara bersamaan, Bumi juga mengelilingi Matahari dengan sumbu rotasi yang miring tersebut.

“Miringnya sumbu rotasi Bumi saat mengelilingi Matahari dapat menyebabkan waktu terbit dan terbenam Matahari akan bervariasi selama satu tahun, baik itu lebih cepat maupun lebih lambat,” ujar Andi.

Saat sumbu rotasi di belahan utara Bumi dan kutub utara Bumi miring ke arah Matahari, maka Matahari akan terbit lebih cepat dan terbenam lebih lambat di belahan utara Bumi. Hal ini terjadi saat Solstis Juni, yakni ketika Matahari berada paling Utara saat tengah hari.

Andi pun membeberkan waktu Matahari terbit lebih cepat untuk kawasan Jawa, Bali, NTB pada 13-18 November 2021 sebagai berikut.

1. Sabtu, 13 November 2021

  • Serang: 05.28.06 WIB
  • Jakarta: 05.25.09 WIB
  • Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru: 05.36.02 WIT
  • Tanah Merah, Kabupaten Broven Digoel: 05.11.15 WIT

2. Minggu, 14 November 2021

  • Bandung: 05.21.10 WIB
  • Kepulauan Kangean: 04.50.09 WIB
  • Semarang: 05.09.49 WIB
  • Surabaya: 05.00.09 WIB
  • Sumenep: 04.56.03 WIB
  • Surakarta: 05.07.27 WIB

3. Senin, 15 November 2021

  • Pangandaran: 05.15.51 WIB
  • Yogyakarta: 05.08.57 WIB
  • Malang: 04.59.28 WIB
  • Banyuwangi: 04.52.23 WIB
  • Buleleng: 05.49.26 Wita
  • Kabupaten Kepulauan Tanimbar: 05.44.47 WIT
  • Kaiwatu, Kabupaten Maluku Barat Daya: 05.58.32 WIB

4. Selasa, 16 November 2021

  • Denpasar: 05.48.22 WITA
  • Mataram: 05.44.52 WITA
  • Sumbawabesar: 05.39.47 WITA
  • Labuanbajo: 05.29.43 WITA
  • Ende: 05.22.19 WITA
  • Kalabahi, Alor: 05.11.36 WITA
  • Merauke: 05.07.51 WIT

5. Rabu, 17 November 2021

  • Waingapu: 05.26.46 WITA

6. Kamis, 18 November 2021

  • Rote Ndao: 05.14.02 WITA
  • Kupang 05.12.39 WITA

Berita Populer