Connect with us

Nasional

Masih 46,9 Persen, Panglima TNI Soroti Vaksinasi di Sumut

“Waspadai lonjakan kasus akibat dari meningkatnya mobilitas masyarakat, pembelajaran tatap muka, dan liburan Natal dan Tahun Baru,”

Diterbitkan

on

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo pimpin rapat koordinasi bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Medan, Rabu (3/11/2021). (Foto: Ilham/Suara Pakar)

Suarapakar.com – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto soroti capaian vaksinasi di Sumatera Utara (Sumut) yang masih 46,9 persen dari target 70 persen yang harus dicapai tiap provinsi.

Hal itu disampaikan Hadi dalam rapat koordinasi bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Medan, Rabu (3/11/2021). Rapat yang diikuti seluruh Forkopimda se-Sumut yang berlangsung secara virtual, Panglima meminta agar Pemprov Sumut segera mengejar capaian vaksinasi sebesar 70 persen.

“Vaksinasi dosis pertama di Sumut sebesar 46,9 persen,” papar Hadi.

Hadi juga menyoroti pembukaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Sumut. Dia menyebut vaksinasi terhadap tenaga pendidik serta pelajar di Sumut baru 7 persen.

Selain itu, Hadi mengaku banyak menerima laporan bahwa masyarakat masih belum percaya untuk disuntik vaksin. Dia kemudian mempertanyakan hal itu kepada Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sumut Rahmadsyah.

“Apa benar masyarakat masih banyak yang belum percaya untuk divaksin?,” tanyanya yang dijawab Rahmadsyah terus melakukan upaya sosialisasi ke masyarakat untuk menjalani vaksinasi.

https://bit.ly/kodesuarapakar

Baca juga: Panglima TNI Bersama Kapolri Tinjau Vaksinasi di Lapangan Benteng Medan

Panglima TNI Ingatkan Lonjakan Covid-19 Pada Nataru

Hadi kembali menegaskan agar Pemprov Sumut segera menggenjot vaksinasi sebagai salah satu upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Waspadai lonjakan kasus akibat dari meningkatnya mobilitas masyarakat, pembelajaran tatap muka, dan liburan Natal dan Tahun Baru,” paparnya lagi.

Di akhir, Hadi mengimbau agar tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan (prokes) seperti mencuci tangan, menjaga jaga dan memakai masker atau 3M. Selanjutnya melaksanakan tracing, testing dan treatment atau 3T secara optimal. Kemudian meningkatkan vaksinasi, evaluasi berkala serta komunikasi, koordinasi dan kolaborasi.

Reporter: Ilham

Berita Populer