Connect with us

Peristiwa

Longsor di Gayo Lues Aceh: 1 Warga Meninggal Dunia, 1 Hilang

“Insiden ini menyebabkan dua warga terdampak material longsoran. Satu warga di antaranya telah dievakuasi tim gabungan dalam kondisi meninggal dunia,”

Diterbitkan

on

Longsor di Gayo Lues Aceh (suara pakar)
Satu unit mobil berusaha melintasi jalan yang tertutup material longsor di wilayah lintas Kecamatan Rikit Gaib dan Pantan Cuaca, Senin (22/11/2021). (Sumber: BPBD Kabupaten Gayo Lues)

Suarapakar.com – Dua warga tertimbun material longsor di wilayah Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh. Tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap satu korban lagi yang diperkirakan berusia 60 tahun.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan bahwa informasi ini berdasarkan perkembangan terkini dari BPBD Kabupaten Gayo Lues pada hari ini, Selasa (23/11/2021), pukul 05.26 WIB. Peristiwa tanah longsor terjadi pada Senin malam (22/11/2021), pukul 11.00 WIB.

“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gayo Lues menyebutkan bahwa material longsor yang terjadi di wilayah lintas, antara Kecamatan Rikit Gaib dan Pantan Cuaca,” ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Selasa (23/11/2021).

Insiden ini menyebabkan dua warga terdampak material longsoran. Satu warga di antaranya telah dievakuasi tim gabungan dalam kondisi meninggal dunia,” lanjutnya.

Tanah longsor berlangsung setelah hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Gayo Lues pada Senin malam (22/11/2021) sehingga situasi ini menyebabkan longsor sekitar pukul 22.00 WIB. Pascalongsor, imbuh Muhari, pencarian korban terkendala cuaca hujan deras dan kondisi malam hari.

“Petugas di lapangan berhati-hati dalam melakukan operasi pencarian dan pertolongan dengan memperhatikan potensi longsor susulan,” ucapnya.

Suarapakar - Kelas trading 1 bulan Fakar Suhartami Pratama

Baca juga: Banjir Tebing Tinggi Meluas ke 13 Kelurahan, 3.686 KK Terdampak

BMKG: Dua Kecamatan di Gayo Lues Aceh Berpotensi Hujan hingga Besok

Sementara itu, pantauan prakiraan cuaca BMKG pada hari ini hingga esok, wilayah dua kecamatan yaitu Rikit Gaib dan Pantan Cuaca masih berpeluang hujan dengan intensitas ringan.

Menyikapi potensi hujan di kawasan tersebut, tutur Muhari, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap bahaya hidrometeorologi basah. Seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang.

“Warga dan komunitas dapat menyiapkan rencana kesiapsiagaan maupun menjalin komunikasi antar desa untuk memantau kondisi dan potensi terjadinya bencana hidrometeorologi,” pungkasnya.

KELASTRADING

Berita Populer