Connect with us

Internasional

Korban Tewas Banjir di Eropa Mencapai 188 Orang, Ratusan Masih Hilang

“Ini menakutkan. Bahasa Jerman hampir tidak bisa menggambarkan kehancuran yang terjadi akibat banjir,”

Diterbitkan

on

Korban Tewas Banjir di Eropa Mencapai 188 Orang, Ratusan Masih Hilang (suara pakar)
Banjir di Jerman. (Foto: REUTERS/Thilo Schmuelgen])

Suarapakar.com – Total korban tewas akibat musibah banjir di Eropa bertambah menjadi 188 orang pada Minggu (18/7/2021).

Kanselir Jerman Angela Merkel menggambarkan banjir bandang tersebut mengerikan setelah negaranya menjadi paling parah terdampak bencana banjir tersebut.

“Ini menakutkan. Bahasa Jerman hampir tidak bisa menggambarkan kehancuran yang terjadi akibat banjir,” kata Merkel kepada penduduk Kota Adenau di Negara Bagian Rhineland-Palatinate, pada Minggu (18//7/2021).

Untuk diketahui, sejak 12 Juli lalu sejumlah wilayah di Inggris, Austria, Belgia, Jerman, Luksemburg, Belanda, Swiss, hingga Italia, dilanda banjir bandang akibat itensitas hujan lebat dan sungai yang meluap.

Banjir bandang yang menerjang Jerman kali ini disebabkan oleh cuaca buruk yang menghantam wilayah Eropa dalam beberapa hari terakhir. Di Jerman sendiri, banjir bandang telah menewaskan sedikitnya 157 orang dalam beberapa hari terakhir. Rhineland-Palatinate menjadi negara bagian yang paling parah terdampak banjir.

Situasi di selatan Jerman semakin memburuk setelah banjir bandang turut menerjang distrik Bavaria selama akhir pekan kemarin. Jalanan kota tampak berubah menjadi sungai dengan arus air yang deras. Banyak kendaraan hanyut dan terkubur lumpur tebal. Ratusan petugas tim SAR masih mencari korban selamat.

Baca juga: Gara-Gara Gempa, Pria di Meksiko Divonis 208 Tahun Penjara

Banjir di Eropa, 163 Orang Dikabarkan Masih Hilang

Sementara itu, di Belgia sendiri dikabarkan ada 163 orang yang masih dinyatakan hilang akibat banjir bandang tersebut. Pemerintah Perdana Menteri Alexander De Croo mengerahkan personel militer ke kota Pepinster demi membantu evakuasi korban banjir.

Akibat peristiwa banjir itu, listrik di beberapa bagian wilayah Eropa terdampak bencana ikut terputus. Hal ini menyebabkan akses komunikasi terputus sehingga menambah sulit proses evakuasi.

Merkel sendiri telah menganggap banjir tahun ini merupakan bencana alam terburuk di Jerman sejak enam dekade terakhir. Dan ia berjanji pemerintah akan menggelontorkan bantuan finansial secepat mungkin kepada warga di wilayah yang terdampak banjir.

“Kami tidak siap untuk bencana ini,” pungkas Administrator Distrik Berchtesgadener Lan Bernhard Kern melansir Reuters.

GRANPRIZE

Berita Populer