Connect with us

Nasional

Kisah Lucu Warga Pekalongan Identikan Jokowi dengan Utang

“Bukan ngopi gratis bapak, kalau menyebut nama Presiden kita Jokowi, tetapi maksudnya mereka menyebut nama Jokowi artinya ngutang dulu pak,”

Diterbitkan

on

Suarapakar.com - Warga Pekalongan identikan Jokowi dengan hutang (suara pakar)
Warga Pekalongan identikan Presiden Jokowi dengan hutang. (Sumber foto: idntimes)

Suarapakar.com – Ketua Umum Asosiasi Pedagang dan Tani Tanaman Pangan Holtikultura Indonesia (APT2PHI), Rahman Sabon Nama menceritakan pengalaman unik nan lucu terkait Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Pekalongan, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Di Kota Batik itu, Rahman menemukan fakta bahwa Jokowi di identikan dengan utang oleh warga lokal disana. Hal itu bermula ketika Rahman singgah di sebuah warung kopi dipinggiran Kota Pekalongan.

Dalam cerita yang dituangkan Rahman melalui laman Bintang Timur, Rabu (23/6/2021), saat dirinya singgah untuk ngopi (minum kopi) di warung tersebut ia tertegun karena banyak pengunjung warung yang menyebut Jokowi-Jokowi.

“Dalam perjalanan, kami berhenti sejenak untuk ngopi di sebuah warung kopi (warkop) dipinggiran Kota Pekalongan. Warkopnya rame sekali, terus berdatangan anak-anak muda dan bapak-bapak untuk sarapan pagi,” ujar Rahman.

“Ada yang ngopi, ada pula yang datang hanya sekedar membeli rokok. Saya memperhatikan setiap orang sehabis sarapan selalu mengucapkan pada pemilik warkop Jokowi-Jokowi. Juga beberapa anak muda memesan rokok juga menyebut ‘Jokowi.. Jokowi..,” lanjut Rahman.

Suarapakar.com - Warga Pekalongan identikan Jokowi dengan hutang

Mendengar hal itu, Rahman berkesimpulan jika Presiden Jokowi begitu di kagumi dan familiar di mata masyarakat Pekalongan sehingga dengan menyebut namanya bisa mendapatkan makan, minum dan rokok gratis.

“Saya tertegun melihat fenomena yang terjadi di pinggiran Kota Batik Pekalongan itu, dalam benak saya, ‘wah Pak Jokowi rupanya sangat dikagumi di Pekalongan, setiap kali orang sarapan dan ngopi atau membeli rokok selalu menyebut nama Jokowi-Jokowi’,” sebut Rahman.

Baca Juga: Survei SMRC: 75,6 Persen Masyarakat Puas Atas Kinerja Jokowi

Nama Jokowi Dimaksudkan Utang oleh Pengunjung Warkop

Seusai menenggak kopi, Rahman kemudian melanjutkan perjalanan bersama beberapa orang timnya. Saat di perjalanan Rahman ternyata masih penasaran terhadap masyarakat yang selalu menyebutkan nama Jokowi untuk memesan sesuatu di warkop tersebut tanpa harus membayar.

Ia pun kemudian bertanya pada salah satu seniman pelukis spiritual natural batik yang ikut bersamanya. Rahman menanyakan kenapa masyarakat selalu menyebut nama Jokowi di warung tersebut.

“Dimas, kenapa setiap orang ngopi dan belanja rokok selalu nenyebut nama Jokowi.. Jokowi.. dan sepertinya gratis ya. Apa Warkop ini dapat Subsidi khusus dari pak Jokowi?” tanya Rahman.

Mendengar pertanyaan Rahman tersebut, semua orang yang ada bersamanya justru tertawa terbahak-bahak. Sejurus kemudian mereka menjelaskan mengapa masyarakat menyebut nama eks Gubernur DKI itu.

“Bukan ngopi gratis bapak, kalau menyebut nama Presiden kita Jokowi, tetapi maksudnya mereka menyebut nama Jokowi artinya ngutang dulu pak,” jelas Rahman menirukan jawaban salah satu rekannya.

Suarapakar.com - Warga Pekalongan identikan Jokowi dengan hutang

GRANPRIZE

Berita Populer