Connect with us

Edukasi Trading

Kenali 4 Jenis Gaya Trading Untuk Mendulang Profit

Jika memaksakan diri pada gaya yang tidak sesuai, akhirnya malah tidak optimal hasilnya.

Diterbitkan

on

Kenali 4 Jenis Gaya Trading Untuk Mendulang Profit (suara pakar)
Foto Ilustrasi Kenali 4 Jenis Gaya Trading Untuk Mendulang Profit. (Sumber: Pikiran Trading)

Suarapakar.com – Setiap orang memiliki keunikan masing-masing, mulai dari kepribadian, bakat dan preferensinya. Hal yang sama juga terjadi pada trading, baik saham, forex, emas, indeks atau lainnya.

Pendekatan trading masing-masing orang bisa saja berbeda satu sama lain. Ada yang suka trading lebih agresif, dan yang lain lebih suka trading santai.

Setiap trader adalah unik, sehingga sebaiknya memiliki gaya trading masing-masing. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan gaya trading? Apa saja gaya trading tersebut?

Apa Itu Gaya Trading?

Gaya trading atau trading style adalah pendekatan yang dilakukan seseorang untuk melakukan trading, contohnyanya cepat atau santai. Gaya trading terutama terkait dengan berapa lama waktu seorang trader berada di pasar saat suatu trading dilakukan, misalnya beberapa menit, beberapa jam, beberapa hari, atau beberapa bulan.

Gaya trading sering dicampur aduk dengan strategi trading. Padahal keduanya berbeda.

Gaya trading terkait dengan berapa lama waktu suatu trading dilakukan, sedangkan strategi trading lebih pada bagaimana teknik cara masuk dan keluar pasar.

Kelas Trading by Fakar Suhartami Pratama

Kalau dalam ilmu bela diri, gaya trading itu seperti tinju, kung fu, yudo, karate, dst. Sedangkan strategi trading itu, teknik menyerang dan menghindarnya masing-masing.

Baca juga: 6 Indikator Forex yang Paling Sering Dipilih Trader

Jenis Gaya Trading

Gaya trading penting untuk ditentukan sejak awal, karena dari situ kita akan dapat melakukan trading yang memaksimalkan kekuatan dan meminimalkan kekurangan diri sendiri. Kecocokan seseorang pada gaya trading tertentu biasanya akan mempengaruhi performa trading selanjutnya.

Secara umum ada 4 jenis gaya trading, yaitu:

1. Scalping

Scalping adalah gaya trading yang dilakukan dalam waktu sangat pendek, biasanya dalam hitungan detik atau menit. Gaya trading ini sangat aktif, namun hanya berusaha mendapatkan profit kecil. Gaya trading ini biasanya dilakukan dalam frekuensi tinggi (jumlah transaksi banyak). Biasanya gaya trading ini menyasar pasar yang likuid dan cenderung tidak volatile.

2. Day Trading

Day trading adalah gaya trading yang mengambil keuntungan dari fluktuasi harga harian. Di sini trader membeli dan menjual dalam hari yang sama. Tidak ada posisi trading yang disimpan sampai besoknya. Kisaran waktunya antara beberapa menit sampai beberapa jam per trading.

3. Swing Trading

Swing trading adalah gaya trading ini berusaha mengambil keuntungan dari fluktuasi harga dalam periode lebih panjang. Time horizonnya adalah dalam hitungan hari sampai beberapa minggu.

4. Position Trading

Position trading adalah gaya trading yang menggunakan time horizon yang lebih panjang lagi, mulai dari hitungan minggu sampai bulan. Trader yang menahan posisi trading sampai satu dua tahun juga masih bisa disebut sebagai position trader.

Tips Memilih Gaya Trading

Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi pemilihan gaya trading yang cocok, diantaranya:

  • Tujuan trading, yakni untuk tujuan jangka pendek atau panjang.
  • Kepribadian, diantaranya apakah Anda termasuk orang yang suka hal yang cepat atau santai.
  • Profil risiko, termasuk apakah Anda termasuk orang yang berani mengambil risiko atau tidak.
  • Ketersediaan waktu, seperti seberapa banyak waktu yang bisa disediakan untuk trading dan memantau pasar.
  • Ketrampilan trading, yakni berapa banyak skill trading yang sudah dikuasai.

Selain itu, berikut ini adalah beberapa panduan untuk memilih gaya trading yang sesuai:

  • Jika ingin mendapatkan income rutin, kemungkinan lebih cocok dengan scalping atau day trading
  • Jika memiliki pribadi santai, kemungkinan lebih cocok dengan swing trading atau position trading
  • Jika tidak ingin mengambil risiko lebih, disarankan untuk mencoba swing trading atau position trading
  • Jika tidak punya banyak waktu, disarankan untuk mencoba swing trading atau position trading
  • Jika tidak punya banyak ketrampilan trading, disarankan untuk mencoba swing trading atau position trading

Gaya Trading Terbaik

Bila ditanyakan, mana gaya trading yang terbaik, jawabnya adalah tidak ada. Hal itu karena setiap gaya trading memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Bukan gaya trading yang terbaiklah yang harus dicari, tetapi yang paling cocok dengan kepribadian kita. Jika Anda tidak nyaman dengan gaya day trading yang agresif, kenapa harus memaksakan diri.

Tidak semua orang bisa tahan sport jantung di depan monitor melotot menyaksikan fluktuasi harga. Tidak semua orang juga tahan membeli saham lalu menyimpannya satu dua tahun kemudian baru dijual. Prinsipnya adalah tidak memaksakan diri.

Jika memaksakan diri pada gaya yang tidak sesuai, akhirnya malah tidak optimal hasilnya.

Untuk pembahasan dan contoh penerapan gaya trading yang lebih lengkap bisa dibaca di buku Akademi Trading milik Fakar Suhartami Pratama.

KELASTRADING

Berita Populer