Connect with us

Kriminal

Kejagung Ambil Alih Kasus Istri Dituntut 1 Tahun Karena Omeli Suami Mabuk

“Disimpulkan para jaksa yang menangani perkara ini akan dilakukan pemeriksaan fungsional oleh Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan,”

Diterbitkan

on

Kejagung Ambil Alih Kasus Istri Dituntut 1 Tahun Karena Omeli Suami Mabuk
Valencya alias Nancy Lim terdakwa kasus KDRT atas dakwaan memarahi suami karena mabuk tak kuasa menahan tangis usai sidang. (Sumber: screenshot video medcom.id)

Suarapakar.com – Kasus seorang istri di Kabupaten Karawang, Jawa Barat yang duduk sebagai terdakwa karena omeli suami mabuk diambil alih oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya mengatakan, alasan mengambil alih kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) psikis yang dilakukan terdakwa Valencya alias Nancy Lim (45) terhadap suaminya CYC, asal Taiwan.

“Penanganan perkara terdakwa Valencya alias Nancy Lim dan juga terdakwa Chan Yu Ching akan dikendalikan langsung oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, karena hal ini telah menarik perhatian masyarakat dan pimpinan Kejaksaan Agung,” kata melalui siaran langsung di kanal YouTube Kejaksaan RI, melansir detik.com, Selasa (16/11/2021).

Sebelumnya, dalam pembacaan tuntutan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengatakan Valencya (45) menjadi terdakwa dalam kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) psikis dan dituntut 1 tahun kurungan penjara.

Saat dikonfirmasi, JPU Glendy Rivano mengatakan dari hasil pemeriksaan persidangan terdakwa V terbukti menjadi terdakwa terhadap suaminya.

“Jadi kasus ini masuk dalam undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) bahwa diperoleh diperoleh fakta-fakta melalui keterangan saksi dan alat bukti bahwa inisial V terbukti jadi terdakwa dengan dijerat Pasal 45 ayat 1 juncto Pasal 5 huruf b,” ungkap Glendy usai persidangan pembacaan tuntutan di PN Karawang, Kamis (11/11/2021) lalu.

Glendy mengatakan suami mengaku diusir dan juga dimarahi dengan kata-kata kasar hingga terganggu psikisnya.

“Jadi inisial CYC ini diusir dan dimarahi dengan kata-kata kasar,” katanya.

Valencya alias Nancy Lim disidang PN Karawang sebagai terdakwa kasus KDRT atas dakwaan memarahi suami karena mabuk. (Sumber: Facebook)

Baca juga: Alasan Kemanusiaan, Ayah Curi HP untuk Anak Daring Dibebaskan dari Hukuman

Jaksa Kasus Istri Omeli Suami Karena Mabuk dan Aspidum Kejati Jabar Diperiksa

Leonard menegaskan, Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung (Kejagung) akan memeriksa para jaksa yang menangani perkara wanita di Karawang memarahi suami yang sering mabuk dan berjudi. Pemeriksaan ini dilakukan berdasarkan hasil temuan eksaminasi khusus yang dilakukan oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana (Umum).

“Oleh karena itu, berdasarkan hasil temuan eksaminasi khusus, maka disimpulkan para jaksa yang menangani perkara ini akan dilakukan pemeriksaan fungsional oleh Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan,” kata Leonard.

Suarapakar.com - Kelas Fakartrading 1 bulan

Leonard mengatakan pihaknya juga akan menarik Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Jawa Barat ke Kejagung. Hal itu dilakukan, kata Leonard, guna memudahkan pemeriksaan oleh Jamwas.

“Khusus terhadap Asisten Tindak Pidana Umum Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, untuk sementara ditarik ke Kejaksaan Agung guna memudahkan pemeriksaan fungsional oleh Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan,” katanya.

Berita Populer