Connect with us

Nasional

Kasus dr Lois Dilimpahkan ke Mabes Polri, Fahri Hamzah: Seru Nih!

“Ini kalau sampai pengadilan seru kali ya…hakim bisa banyak belajar.. Saya gak setuju orang ditangkap untuk disuruh diam dan diajak damai. Tidak mendidik rakyat.”

Diterbitkan

on

Kasus dr Louis Dilimpahkan ke Mabes Polri, Fahri Hamzah: Seru Nih! (suara pakar)
Politisi Fahri Hamzah tanggapi penangkapan dr Lois Owien. (Sumber Gambar: Riaupos)

Suarapakar.com – Penangkapan dr Lois Owien terkait pernyataan nya soal propaganda Covid-19 menarik perhatian banyak pihak termasuk dari kalangan elite politik Tanah Air. Salah satu yang ikut memberikan tanggapan terkait penangkapan itu adalah politisi Fahri Hamzah.

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia tersebut mengatakan dalam akun twitter pribadinya @Fahrihamzah, kasus tersebut akan menjadi sorotan terlebih setelah di limpahkan Polda Metro Jaya ke Mabes Polri.

Ia merasa kasus tersebut merupakan sebuah tindakan yang tidak mendidik karena melakukan penangkapan dengan tujuan untuk membungkam.

“Ini kalau sampai pengadilan seru kali ya…hakim bisa banyak belajar.. Saya gak setuju orang ditangkap untuk disuruh diam dan diajak damai. Tidak mendidik rakyat.” cuit Fahri, Senin (12/7/2020).

Suarapakar.com - Politisi Fahri Hamzah tanggapi penangkapan dr Louis Owien

Adapun penangkapan dokter Lois oleh pihak Kepolisian dilakukan pada Minggu (11/7/2021) setelah dilaporkan sejumlah pihak termasuk salah satunya Tirta Mandira Hudhi atau yang lebih akrab disapa dokter Tirta.

Perihal penangkapan dokter Lois sendiri dibenarkan oleh Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Ahmad Ramadhan.

“Iya ditangkap. Yang jelas kemarin, hari Minggu pukul 16.00 WIB, ditangkap sama Unit Siber Krimsus PMJ,” ujar Kombes Ahmad Ramadhan.

Baca Juga: Usai Beberkan Covid-19 Propaganda, dr Lois Owien Ditangkap

Dr Lois Owien Sebut Covid-19 Propaganda

Dokter Lois ditangkap karena sebelumnya membeberkan jika pandemi Covid-19 yang kian merajalela di Indonesia merupakan propaganda. Ia bahkan menegaskan jika dirinya tak mempercaya corona.

Menurutnya, kebanyakan kasus Covid-19 yang terjadi disebabkan oleh salah pemberian obat karena dipicu hasil positif alat deteksi. Hal itulah yang kemudian menyebabkan banyak pasien mengalami gejala keracunan karena disebabkan interaksi obat dan kemudian di vonis Covid-19.

Atas pernyataan nya itu, dokter Lois sendiri sempat dipanggil oleh Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI), Minggu (11/7/2021), namun ia mangkir atau tak memenuhi panggilan tersebut hingga akhirnya ditangkap oleh Tim Cyber Polda Metro Jaya.

GRANPRIZE

Berita Populer